intuisi.net- Iran menyatakan belum mencapai kesepahaman akhir dengan Amerika Serikat meskipun komunikasi diplomatik antara kedua negara masih terus berlangsung.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyampaikan hal tersebut dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi pemerintah Iran pada Sabtu (30/5/2026).
“Komunikasi dan pertukaran pesan masih berlangsung, tetapi belum ada kesepakatan final,” tegas Baghaei.
Ia menambahkan bahwa Teheran akan menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil kesimpulan mengenai arah hubungan dengan Washington.
Sikap Iran yang Teguh
Baghaei menegaskan Iran tidak akan menerima tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, negara-negara Barat tidak memiliki hak untuk mendikte kebijakan luar negeri Iran.
“Iran telah lama meninggalkan pendekatan yang didasarkan pada pemaksaan. Kedaulatan nasional dan kepentingan rakyat Iran menjadi landasan utama dalam setiap keputusan yang kami ambil,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa semua kebijakan luar negeri Iran harus selaras dengan kepentingan nasional dan hak-hak rakyat Iran.
Isu Blokade Laut AS
Salah satu poin krusial yang disoroti Baghaei adalah blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran.
Iran menilai kebijakan tersebut ilegal sejak awal dan merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata serta kebebasan navigasi internasional.
“Teheran akan memantau langkah nyata Washington, bukan hanya pernyataan resmi. Kami tidak akan hanya bergantung pada kata-kata, tetapi pada implementasi di lapangan,” tegas Baghaei.
Iran menyatakan akan menunggu bukti konkret berupa penghentian blokade sebelum melangkah lebih jauh dalam proses negosiasi.












