Camat Sagulung Berikan Pelayanan Maksimal Kepada Warga

M. Arfie Eranov Pimpin Pengawalan Intensif Distribusi Air Bersih

Camat Sagulung, Muhammad Arfie Eranov, S.STP, Kawal Distribusi Air Bersih hingga Malam Hari. Kamis (15/10/2026)

Batam, intuisi.net- Terganggunya pasokan air bersih di sejumlah perumahan di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, dalam beberapa waktu terakhir mendorong Camat Sagulung Muhammad Arfie Eranov, S.STP, bersama para Lurah dan seluruh jajaran pegawai kecamatan untuk turun langsung mengawal distribusi air bersih.

Sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Batam yang mencapai lebih dari 238 ribu jiwa, di mana Kelurahan Tembesi sendiri dihuni sekitar 57 ribu jiwa, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama pelayanan publik.

Dari pagi hingga malam, Camat Arfie Eranov terus memantau dan mendampingi proses pendistribusian air menggunakan mobil tangki di wilayah terdampak, khususnya di perumahan Griya Laguna Mas, Green Laguna Residence, Gesya Talenta, Grand Boulevard Tembesi, dan kawasan sekitarnya.

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Kecamatan Sagulung untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Dalam koordinasi dengan PT Air Batam Hilir (ABH) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) BP Batam, sebanyak 20 unit mobil tangki telah didedikasikan untuk Kecamatan Sagulung.

Khusus Kelurahan Tembesi, dua unit mobil tangki dialokasikan dengan kapasitas masing-masing mampu melakukan 5 hingga 10 trip per hari. Seluruh layanan distribusi air tangki ini diberikan secara gratis kepada warga yang mengalami gangguan aliran.

“Kami memahami kesulitan yang dialami warga. Karena itu, kami bersama seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan memastikan bantuan air bersih sampai tepat sasaran.

Solusi sementara ini kami optimalkan sambil menunggu pemulihan aliran pipa secara bertahap,” ujar Camat Arfie Eranov.

Manager Pelayanan PT Air Batam Hilir, Ismadi Alim, menjelaskan bahwa gangguan pasokan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain dampak El Niño, kontur wilayah yang berbukit, peningkatan jumlah pelanggan, serta dampak pemadaman listrik PLN beberapa hari sebelumnya.

Pasokan air untuk kawasan tersebut bersumber dari Waduk Duriangkang. Pihak ABH menegaskan bahwa aliran air sudah mulai mengalir secara bertahap sejak Kamis, 15 Oktober 2026, dengan target minimal tiga jam sehari sebagai solusi jangka pendek.

Camat Sagulung menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik dengan warga.

“Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk kepedulian. Kami terus mengawal agar pelayanan tetap berjalan dan warga tidak merasa ditinggalkan.

Semoga langkah kecil ini menjadi amal kebaikan dan kita semua diberikan kekuatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Kecamatan Sagulung berkomitmen untuk terus mendampingi warga hingga pasokan air bersih kembali normal dan stabil.

Upaya pengawalan intensif ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di tengah situasi yang menantang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *