Jakarta, intuisi.net- PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan per 21 September 2026.
Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi isu yang beredar di media sosial mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut.
“Kami memastikan bahwa per 21 September 2026 tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina,” ujar VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.
Menurut Kitty, harga yang berlaku saat ini tetap mengacu pada penetapan sebelumnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
“Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperoleh informasi harga BBM melalui kanal komunikasi resmi perusahaan,” tegasnya.
Harga BBM Nonsubsidi Stabil sejak Awal September
Sejak awal September 2026, harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina, Shell, dan bp terpantau stabil.
Sebelumnya, beberapa jenis BBM nonsubsidi sempat mengalami kenaikan dibandingkan dengan harga Agustus 2026.
Jenis yang mengalami penyesuaian naik adalah Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green. Sementara Pertamax tetap tidak berubah.
Rincian Harga BBM per 21 September 2026
Berikut daftar harga yang berlaku:
| Jenis BBM | Harga per Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| Pertalite | Rp10.000 | Tetap (subsidi) |
| Solar Subsidi | Rp6.800 | Tetap |
| Pertamax | Rp15.950 | Tetap |
| Pertamax Turbo | Rp19.600 | Naik dari Rp18.300 (Agustus) |
| Pertamax Green | Rp19.150 | Naik dari Rp16.600 (Agustus) |
| Dexlite | Rp23.700 | Naik dari Rp19.700 (Agustus) |
| Pertamina Dex | Rp25.200 | Naik dari Rp21.150 (Agustus) |
Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menyampaikan informasi harga BBM secara transparan dan akurat melalui kanal resmi perusahaan.
Masyarakat diimbau selalu mengecek harga terkini di SPBU atau melalui situs resmi Pertamina.












