Batam, intuisi.net – Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kembali mendapat apresiasi luas dari warga Kecamatan Nongsa atas aksi sidak mendadaknya terhadap tambang pasir ilegal.
Dalam dua pekan terakhir, Bu Li melakukan dua kali penindakan langsung.
Pertama pada 12 April di Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, dan yang terbaru pada Senin (27 April 2026) di pinggir jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim.
Di lokasi tersebut, ia langsung menghentikan aktivitas penambangan ilegal yang berpotensi menyebabkan amblesnya badan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dalam video yang diunggah di media sosialnya, Li Claudia Chandra terlihat tegas menegur pelaku sekaligus meminta aparat pengamanan untuk lebih aktif melakukan patroli.
“Bapak kan pengamanan aset kita, tapi ada orang korek pasir. Nanti kalau dikorek-korek bisa ambles. Area ini tidak boleh rendah, nanti jalan ambles,” tegasnya di lokasi.
Aksi turun langsung ke lapangan ini menuai apresiasi tinggi dari masyarakat setempat.
Salah seorang tokoh masyarakat Nongsa, Bapak Abu Bakar DM, menyampaikan:
“Kami sangat mengapresiasi langkah Bu Li yang berani turun langsung ke lokasi, baik di Kampung Jabi maupun di pinggir jalan menuju bandara. Selama ini tambang liar merusak tanah, mengancam longsor, dan mengganggu kehidupan warga.
Bu Li tidak hanya bicara di kantor, tapi benar-benar turun tangan. Ini contoh pemimpin visioner yang peduli pada masa depan Batam. Kami harap penindakan ini terus dilakukan secara permanen agar alam Batam tetap hijau dan aman bagi anak cucu kita.”
Li Claudia Chandra mengajak seluruh masyarakat Batam untuk ikut menjaga kota:
“Mari kita jaga bersama Batam. Alam yang lestari adalah warisan untuk generasi mendatang.”
Baca Juga:
- Situs Resmi BP Batam: https://bpbatam.go.id/
- Tambang Pasir di Teluk Mata Ikan: https://intuisi.net/tambang-pasir-di-teluk-mata-ikan/












