Batam, intuisi.net- Suasana Aula Kantor Camat Batu Aji terasa hangat dan penuh makna pada Rabu (3/6/2026).
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batam menggelar Dialog dan Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang.
Acara ini bukan sekadar rutinitas. Dari awal hingga akhir, terasa betul semangat persatuan yang kuat.
Dimulai dengan nyanyian lagu Indonesia Raya yang menggema, dilanjutkan doa bersama lintas agama, suasana langsung khidmat sekaligus menyatukan.
Ustadz H. Bahktiar, M.A., Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, tampil sebagai narasumber utama dan langsung menjadi pusat perhatian.
Dengan gaya penyampaian yang tegas namun penuh kedalaman, legislator yang juga dikenal sebagai tokoh dakwah ini berhasil menyentuh hati peserta selama paparan selama 30 menit.
“Walaupun kita berbeda-beda, kita mesti satu, yaitu rukun. Jika kita rukun, maka masyarakat akan sejahtera,” tegas H. Bahktiar disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Lebih dari sekadar pidato, Ustadz Bahktiar menyajikan paparan yang sangat edukatif. Ia membedah secara rinci Peraturan Bersama Menteri (PBM) Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006. Tiga poin penting yang ia tekankan:
- Pentingnya FKUB sebagai ruang dialog antar pemuka agama
- Tata cara pendirian rumah ibadah yang harus mengedepankan asas kerukunan dan mengikuti aturan hukum
- Tanggung jawab bersama seluruh pemimpin daerah sebagai penjaga harmoni
“Pendidikan, suku, dan keyakinan yang berbeda jangan dijadikan pemecah belah. Justru harus menjadi kekayaan untuk membangun satu tujuan bersama: hidup rukun dan sejahtera,” tambahnya.
Kehadiran Ustadz Bahktiar sebagai narasumber memberikan bobot tersendiri. Sebagai anggota DPRD Kepri yang aktif di FKUB, ia dinilai mampu menyatukan peran legislatif dan dakwah dengan sangat baik.
Pendekatannya yang moderat, solutif, dan dekat dengan masyarakat semakin memperkuat citranya sebagai pemimpin yang peduli terhadap kerukunan dan kemajuan daerah.
Ketua FKUB Kota Batam, Prof. Dr. Ir. H. Chablullah Wibisono, M.M., dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi Ustadz Bahktiar.
Ia menegaskan bahwa tokoh agama dan tokoh masyarakat adalah garda terdepan menjaga stabilitas sosial di Batam.
Acara yang dihadiri perwakilan umat Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, serta LKPM se-Kecamatan Batu Aji ini menjadi bukti nyata komitmen Batam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.












