Skandal Penipuan Rp400 Juta SPPG MBG

Penipuan Gila di Balik Program Makan Bergizi Gratis Batam Terbongkar

Konferensi pers pengungkapan kasus dugaan penipuan titik SPPG di Batam yang dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigen Pol Anom Wibowo (kedua dari kiri), Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya (kedua dari kanan) dan Waka Polresta Barelang AKBP Fadli Agus (kanan) di Batam, Kepri, Sabtu (23/5/2026).

Batam, intuisi.net-  Polresta Barelang bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap kasus penipuan mengerikan yang memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden.

Seorang terlapor berinisial HM diduga menjual dua titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Lubuk Baja dan Bengkong dengan harga selangit Rp200 juta per titik.

Korban telah mentransfer total Rp400 juta kepada HM dengan harapan bisa mendapatkan lokasi dapur program MBG. Namun setelah uang masuk, korban baru sadar bahwa titik-titik tersebut bukan milik pelaku.

HM diduga memanfaatkan nama mantan pengurus Yayasan Gema Solidaritas Nusantara berinisial RD, padahal RD sudah tidak memiliki kewenangan maupun hubungan dengan yayasan dan BGN.

Modus Jahat yang Menggerogoti Program Mulia

Menurut Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, pelaku menggunakan nama yayasan yang memang memiliki tujuh titik resmi dari BGN, namun memanipulasi korban seolah-olah titik tersebut bisa “dijual” secara pribadi. Padahal proses pengajuan titik SPPG gratis dan dilakukan secara daring melalui BGN.

Wakil Kepala Polda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo menegaskan bahwa hingga saat ini dapur SPPG yang ditawarkan belum dibangun sama sekali.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan akan segera digelar perkara untuk menentukan status tersangka.

BGN Geram, Masyarakat Diminta Waspada

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya sangat mengapresiasi langkah cepat kepolisian. Ia menekankan bahwa program MBG adalah program mulia yang tidak boleh dikotori oknum-oknum penipu.

“Proses pengajuan titik SPPG dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya sama sekali,” tegas Sony.

Saat ini pendaftaran titik SPPG sedang ditutup sementara untuk validasi data. Masyarakat diminta sangat berhati-hati terhadap tawaran-tawaran “titik dapur MBG” yang meminta uang atau perjanjian tertentu.

Kasus ini menjadi tamparan keras bahwa ada pihak tidak bertanggung jawab yang rela mengorbankan program bantuan makanan gratis anak-anak demi keuntungan pribadi ratusan juta rupiah.

Baca juga:

https://www.polrestabarelangbatam.id/  

https://intuisi.net/ernawati-akui-mengurus-semua-izin-pt-pasifik-karyasindo-perkasa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *