BATAM, intuisi.net- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kepulauan Riau resmi memiliki kantor baru yang diberi nama Titik Kumpul Restorasi.
Gedung yang dilengkapi Auditorium Nong Isa ini diharapkan tak sekadar menjadi pusat aktivitas organisasi, melainkan ruang bersama bagi masyarakat untuk bertukar ide dan gagasan demi kemajuan Batam serta Kepulauan Riau.
Peresmian digelar melalui open house dan silaturahmi yang dihadiri pengurus NasDem dari kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau, serta perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Acara yang berlangsung khidmat itu juga dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Yan Fitri.
Kegiatan diawali doa bersama dan melibatkan komunitas anak berkebutuhan khusus di Kota Batam, menandai semangat inklusivitas yang ingin dibangun.
Auditorium Nong Isa: Ikon Baru dan Menghormati Sejarah
Salah satu fasilitas unggulan yang menjadi sorotan adalah Auditorium Nong Isa. Nama ini tidak dipilih secara sembarangan.
Nong Isa, atau Raja Isa bin Raja Ali, adalah tokoh sejarah penting yang dikenal sebagai penguasa pertama di Pulau Batam.
Pada 18 Desember 1829, ia menerima mandat dari Sultan Riau dan Yang Dipertuan Muda Riau VI untuk memimpin kawasan Nongsa dan sekitarnya. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Batam.
Penamaan Auditorium Nong Isa menjadi bentuk penghormatan terhadap jejak sejarah lokal sekaligus penegasan identitas daerah.
Di dinding auditorium terpampang tulisan tegas “AUDITORIUM NONG ISA – SPIRIT BATAM KEPULAUAN RIAU”, yang memperkuat semangat kebanggaan terhadap tanah kelahiran dan komitmen membangun masa depan bersama.
Auditorium ini mampu menampung 40-80 orang. Ruang dengan desain modern, pencahayaan hangat, dan tata letak yang fleksibel dilengkapi podium serta backdrop resmi NasDem.
Di lantai dua tersedia ruang pimpinan DPW dan DPD, Studio Digital, ruang baca Mahrezah, serta mushola Ar-Rahman M. Daud Paloh.
Semua fasilitas dirancang agar nyaman digunakan tidak hanya oleh kader, tetapi juga oleh masyarakat luas.
Ruang untuk Semua, Termasuk Kritik dan Gagasan
Ketua DPW Partai NasDem Kepri, Pietra Mahreza Paloh, menekankan filosofi di balik nama “Titik Kumpul Restorasi”.
“Kami ingin tempat ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasan tanpa membedakan latar belakang. Seluruh masyarakat, siapa pun yang terlibat, bisa menggunakan fasilitas ini,” ujar Pietra.
Senada dengan itu, Sekretaris DPD NasDem Kepri, Dewi Socowati, menegaskan semangat rekonsiliasi yang ingin dihadirkan.
“Dengan semangat rekonsiliasi, kami membuka ruang untuk semua. NasDem akan hadir dan lebih terbuka untuk kritik, saran, maupun gagasan dari siapa pun. Kami ingin mendengarkan, bukan hanya berbicara,” kata Dewi Socowati.
Fasilitas Publik: Akad Nikah Gratis di Auditorium Nong Isa
Sebagai wujud nyata keterbukaan dan kepedulian sosial, NasDem Kepri membuka kesempatan bagi masyarakat yang kurang mampu untuk menyelenggarakan akad nikah secara gratis di Auditorium Nong Isa.
“Bagi warga yang ingin menikah namun terkendala biaya, kami siap memfasilitasi acara akad nikah di auditorium kami secara gratis. Silakan datang, kami akan bantu. Salam Restorasi!” ujar Dewi Socowati.
Langkah Nyata Menuju Politik yang Dekat dengan Rakyat
Kehadiran kantor baru ini sejalan dengan semangat Restorasi Indonesia yang diusung Partai NasDem.
Dengan fasilitas yang representatif dan terbuka, DPW NasDem Kepri ingin menegaskan komitmen hadir lebih dekat di tengah masyarakat.
Open house yang digelar menjadi momen silaturahmi sekaligus undangan bagi warga untuk memanfaatkan ruang-ruang publik yang tersedia.
Auditorium Nong Isa, dengan tagline “Spirit Batam Kepulauan Riau”, kini berdiri sebagai simbol harapan baru.
Bukan sekadar gedung, melainkan ruang di mana ide-ide segar bisa tumbuh, silaturahmi terjalin, dan restorasi dimulai dari tingkat lokal.
Dengan fasilitas lengkap dan semangat inklusif, Titik Kumpul Restorasi siap menjadi pusat kegiatan yang bermanfaat bagi kader, mitra, dan masyarakat luas di Kepulauan Riau.












