Batam, intuisi.net- Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, kembali membuka ruang dialog langsung dengan warga terkait persoalan air bersih.
Pertemuan yang digelar di kawasan Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, khususnya melibatkan warga RW 04 RT 03 dan RT 04, menjadi momentum penting untuk mendengarkan keluhan sekaligus menyampaikan langkah penanganan yang sedang berjalan.
Warga mengeluhkan kondisi yang mereka alami berulang kali: harus begadang menunggu air mengalir, tekanan darah naik karena stres, serta distribusi yang belum merata.
Salah satu warga menyampaikan, “Pertama-tama, Pak, saya mau berkeluh kesah. Kami setiap hari begadang tunggu air. Nanti besok ulang lagi. Sampai tensi kami naik.” Keluhan juga muncul terkait perbedaan aliran antar-RT/RW di kawasan tersebut.
Menanggapi aspirasi warga Bakau Serip, pejabat terkait menjelaskan bahwa pekerjaan pipa besar yang akan disambungkan dari arah Simpang Taiwan hingga Simpang Batu Besar sedang dipercepat.
Pengisian waduk/embung di Nongsa juga menjadi salah satu kunci. “Kalau Nongsa terisi, kita hidupkan lagi, bisa terpenuhi,” ujar Denny Tandano, anggota Deputi BP Batam.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kehadiran dirinya dan jajaran merupakan bentuk komitmen nyata untuk mencari solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi warga, termasuk di RW 04 RT 03 dan RT 04 Bakau Serip.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menyelesaikan, mencari solusi atas persoalan yang dihadapi oleh warga. Itu yang dapat saya sampaikan… pada hari yang berbahagia ini, kita bertatap muka, bisa memberikan jalan keluar terbaik bagi kecamatan yang kita cintai,” ujarnya.
Konsistensi Prioritas di Nongsa
Kawasan Sambau–Bakau Serip, Kecamatan Nongsa, memang menjadi salah satu titik perhatian dalam penanganan air bersih.
Amsakar Achmad secara rutin turun ke lapangan, menyerap aspirasi, serta menginstruksikan percepatan pekerjaan infrastruktur seperti peningkatan kapasitas IPA, pipanisasi, booster pump, interkoneksi jaringan dari sumber lain (termasuk Duriangkang), serta pembangunan fasilitas SWRO.
Langkah-langkah tersebut mencerminkan pendekatan Amsakar yang mengedepankan dialog, keterbukaan, dan solusi yang terukur.
Ia tidak hanya menerima laporan, tetapi hadir di tengah warga untuk memastikan penanganan berjalan dan komunikasi tetap terjaga.
Kehadiran di forum seperti yang terekam dalam video TikTok resmi @amsakarachmad menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya membuka ruang bagi aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan progres pekerjaan secara transparan, khususnya bagi warga RW 04 RT 03 dan RT 04 Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.
Dengan komitmen yang terus digaungkan, diharapkan pekerjaan pipa transmisi dan penguatan sumber air di Nongsa serta kawasan Bakau Serip dapat segera memberikan dampak positif yang merata bagi warga.
Amsakar Achmad sekali lagi menegaskan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan Batam yang lebih maju dan berkeadilan.












