Karimun, intuisi.net- Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara resmi meresmikan Tambatan Perahu Nelayan baru yang dibangun menggunakan APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2025.
Tambatan perahu ini bukan sekadar dermaga biasa. Dengan kapasitas menampung hingga 100 unit kapal perikanan berukuran 1–5 GT, fasilitas ini diharapkan menjadi titik balik bagi para nelayan setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Spesifikasi dan Manfaat Tambatan Perahu Teluk Umah
Dibangun dengan anggaran Rp319.982.412, tambatan ini memiliki trestle sepanjang 59,69 meter, lebar 1,5 meter, pelat lantai tebal 12 cm, serta ukuran T 2 x 3 meter.
Nelayan kini dapat melakukan bongkar muat hasil tangkapan dengan lebih cepat, aman, dan nyaman menggunakan alat tangkap andalan mereka seperti jaring tenggiri, pancing, dan rawai.
“Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat nelayan. Dengan tambatan yang lebih layak, aktivitas nelayan akan semakin mudah, aman, dan efisien. Pendapatan mereka diharapkan meningkat,” tegas Gubernur Ansar Ahmad saat memberikan sambutan.
Apresiasi dari Mantan Gubernur Nurdin Basirun
“Saya sangat mengapresiasi langkah Gubernur Ansar Ahmad yang terus membangun infrastruktur kelautan. Tambatan perahu di Teluk Umah ini sangat dibutuhkan.
Semoga ini menjadi awal dari semakin banyaknya fasilitas serupa di seluruh pesisir Kepri,” ujar Nurdin Basirun, Gubernur Kepri periode 2016–2021 yang turut hadir dalam peresmian.
Potensi Besar Kelautan Kepri yang Harus Dioptimalkan
Provinsi Kepulauan Riau dengan 98 persen wilayah laut dan 2.028 pulau memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Terletak di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara (WPPNRI) 711, potensi lestari ikan mencapai 1,3 juta ton per tahun.
Di Kabupaten Karimun saja, tercatat 14.260 nelayan dengan produksi perikanan tangkap tahun 2025 mencapai 55.159 ribu ton. Gubernur Ansar menegaskan bahwa potensi ini harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai.
“Kita ingin nelayan Kepri semakin maju, produktif, dan sejahtera. Mari kita jaga fasilitas ini bersama agar manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” pungkas Ansar Ahmad.
Para Tokoh Hadir Berikan Dukungan
Peresmian ini turut dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, Ketua DPRD Kabupaten Karimun R. Rafiza, Lurah Teluk Umah, serta ratusan nelayan dan tokoh masyarakat setempat.
Dengan hadirnya tambatan perahu modern ini, para nelayan Teluk Umah kini semakin optimis menghadapi masa depan. Sebuah langkah kecil namun bermakna besar menuju kesejahteraan nelayan Kepulauan Riau.












