Intuisi.net – Di penghujung tahun 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menorehkan prestasi luar biasa dengan membangun dan memperbaiki 101 unit jembatan di berbagai daerah terpencil. Langkah ini tidak hanya memperkuat konektivitas nasional, tapi juga menjadi simbol kehadiran negara yang nyata bagi masyarakat di pelosok Tanah Air.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumumkan pencapaian ini dalam Rilis Akhir Tahun Polri 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025). Beliau menekankan bahwa program ini merupakan dukungan langsung Polri terhadap agenda pemerintah dalam percepatan infrastruktur dan pemerataan pembangunan.
“Sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur, kemudahan akses, serta peningkatan konektivitas, Polri telah melaksanakan perbaikan dan pembangunan 101 unit jembatan,” tegas Jenderal Sigit.
Dari total tersebut, 27 jembatan telah selesai dibangun dan beroperasi penuh, 16 unit sedang dalam tahap penyelesaian, serta 58 unit lainnya berada di fase perencanaan detail. Infrastruktur ini diharapkan menjadi pendorong utama mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah yang selama ini terisolasi.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah fokus pada keselamatan anak-anak sekolah di daerah terpencil. Banyak di antara mereka yang selama ini harus mempertaruhkan nyawa menyeberangi sungai berarus deras hanya untuk mengejar ilmu. Pembangunan jembatan ini menjadi jawaban konkret atas harapan tersebut.
“Kita harus mampu hadir dan membantu masyarakat, agar anak-anak tidak lagi harus menyeberangi sungai dengan berbasah-basahan demi menuntut ilmu dan melanjutkan pendidikan mereka,” ujar Jenderal Sigit dengan penuh empati.
Program ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga aktif berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat. Di akhir 2025, Polri sekali lagi menunjukkan wajah humanisnya sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat hingga ke pelosok negeri.
Baca Juga:












