HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka

Semangat Para Pemimpin Titipkan Harapan untuk Masa Depan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto foto bersama Presiden dan Wakil Presiden terdahulu di ruang kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2025. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Intuisi.net – Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 berlangsung khidmat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu pagi. Dipimpin untuk pertama kalinya oleh Presiden Prabowo Subianto, upacara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno, dan Wakil Presiden Ke-13 KH Ma’ruf Amin. Ribuan undangan, yang mencapai 8.000 orang, turut memenuhi area Istana Merdeka, menciptakan suasana penuh semangat dan harapan.

Presiden Prabowo Subianto, yang tampil mengenakan beskap Melayu lengkap dengan kain songket, memimpin upacara dengan penuh wibawa. Prosesi upacara yang dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB ini menjadi momen bersejarah, menandai peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia dengan tema “Indonesia Maju, Rakyat Makmur”.

Pesan dan Harapan dari Para PemimpinWakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno, yang hadir dengan busana adat Indonesia, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas antusiasme yang terpancar dari para hadirin. “Saya merasa bersyukur, berbahagia, dan gembira karena saya lihat secara outlook semuanya, wajah-wajah yang hadir menyinarkan suatu kegembiraan akan memperingati, sekaligus ada harapan melihat masa depan yang seterusnya bagaimana,” ujar Try. Ia juga menitipkan pesan khusus kepada generasi muda sebagai penerus bangsa. “Saya harapkan generasi muda tergugahkan untuk terus belajar, belajar, dan belajar di mana pun mereka berada,” tambahnya, menekankan pentingnya pendidikan dan semangat pantang menyerah.

Sementara itu, Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan bahwa upacara kali ini membangkitkan kenangan selama masa kepemimpinannya pada 2004-2014. “Rakyat Indonesia harus bersyukur, tetap optimis, kemudian melakukan sesuatu bersama-sama dengan persatuan, dengan kerukunan membangun Indonesia agar lebih maju lagi,” ujar SBY. Ia menegaskan pentingnya persatuan dan kerja sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera.

Wakil Presiden Ke-13 KH Ma’ruf Amin turut membagikan pandangannya, menekankan bahwa kemerdekaan harus membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat. “Kita kembali pada semangat bahwa kemerdekaan itu harus membawa kemakmuran. Kalau tidak membawa kemakmuran, belum menjadi rahmat. Supaya betul-betul menjadi rahmat, maka kita jadikan momentum untuk membangun Indonesia yang makmur,” tegas Ma’ruf Amin.

Momen Kebersamaan Pasca-Upacara

Selepas upacara, Presiden Prabowo Subianto menerima para presiden dan wakil presiden terdahulu di Istana Merdeka. Dalam suasana yang hangat, mereka berbagi cerita dan pengalaman, mengenang perjuangan bangsa serta merumuskan harapan untuk masa depan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, yang menjadi simbol kebersamaan dan kesinambungan kepemimpinan Indonesia.

Semangat untuk Indonesia Maju

Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan RI ini tidak hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Dengan kehadiran para pemimpin lintas generasi, acara ini mencerminkan semangat persatuan dan optimisme untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Kontak Media: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Email: pers@setpres.go.id

Website: www.presidenri.go.id

Tentang Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia diselenggarakan setiap tanggal 17 Agustus di Istana Merdeka, Jakarta, untuk memperingati Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Acara ini menjadi simbol persatuan dan semangat kebangsaan dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

 

 

 

Writer: IndEditor: Hrp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *