Gibran Tinjau Jembatan Way Bungur

Percepat Jembatan Mangkrak Lampung Timur

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Way Bungur di Lampung Timur. (15/7/2026)

Lampung Timur, intuisi.net- Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka turun langsung ke lapangan untuk memantau progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur.

Jembatan yang telah lama dinantikan ini menjadi simbol harapan konektivitas bagi ribuan warga yang selama ini bergantung pada perahu getek untuk menyeberangi Sungai Way Bungur.

Gibran tiba di dermaga dan tak ragu menyeberangi sungai menggunakan perahu getek tradisional, sama seperti yang selama ini digunakan masyarakat dan para pelajar setiap hari.

Aksi tersebut memberikan gambaran nyata tentang kesulitan akses yang dialami warga, terutama anak-anak sekolah yang harus berjuang melawan arus sungai demi meraih ilmu.

“Saya habis dari Jembatan Way Bungur yang sudah mangkrak dari 2016. Dua minggu lagi jembatan daruratnya jadi. Kalau permanennya akan segera dibangun, tapi harus sinergi dengan kepala daerah. Urusan teknis dan nonteknisnya harus proaktif,” tegas Gibran.

Target Cepat dan Solusi Permanen

Menurut paparan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), jembatan darurat ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.

Jembatan tahap awal ini akan melayani pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sehingga langsung memperlancar mobilitas harian masyarakat serta mengurangi risiko yang selama ini mengancam keselamatan.

Sementara itu, pemerintah pusat telah menyiapkan rencana pembangunan jembatan permanen (Jembatan Gantung Merah Putih/Perintis Garuda) yang mampu dilintasi kendaraan roda empat dan truk logistik.

Proyek bernilai Rp96,8 miliar ini diharapkan menjadi katalisator ekonomi daerah, membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian seperti singkong, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Lampung Timur.

Sentuhan Humanis Gibran: Buku untuk Pelajar dan Bantuan Sekolah

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Gibran juga menyapa langsung warga dan generasi muda. Di SMP Muhammadiyah 1 Way Bungur, ia membagikan buku bacaan kepada para siswa dan menyerahkan bantuan renovasi gedung sekolah.

Senyum dan antusiasme anak-anak menjadi momen paling mengharukan dalam kunjungan tersebut.

Kunjungan ini merupakan kali kedua Gibran ke Lampung Timur sepanjang 2026, menunjukkan komitmen serius pemerintah terhadap penyelesaian masalah infrastruktur yang telah lama terbengkalai.

Agenda lainnya termasuk dialog dengan petani singkong serta pertemuan dengan pelaku seni dan pariwisata di Taman Purbakala Pugung Raharjo.

Harapan Warga yang Terwujud

Warga Desa Kali Pasir dan Tanjung Tirto menyambut kunjungan ini dengan penuh harap.

Bagi mereka, jembatan bukan sekadar beton dan besi, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik: akses pendidikan yang lebih aman, distribusi hasil bumi yang lancar, dan peluang ekonomi yang semakin terbuka.

Dengan semangat gotong royong antara pemerintah pusat dan daerah, mimpi jembatan yang “bangkit dari tidur panjang” 10 tahun ini segera menjadi kenyataan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *