Batam, intuisi.net- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V pada Ahad, 7 Juni 2026 di Kota Batam.
Acara ini mengusung nuansa biru khas Partai Demokrat dipadukan dengan tradisi budaya Melayu Kepri.
Undangan resmi telah dikeluarkan Ketua dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepri pada 28 Mei 2026 dengan Nomor Surat 059/INT/DPD.PD-KEPRI/V/2026.
Musda V menjadi momentum penting bagi partai berlogo Mercy ini untuk memperkuat konsolidasi internal, memperkokoh soliditas kader, serta menyusun strategi politik ke depan.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri, Remon, menyatakan bahwa Musda V akan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, sebagai pembicara utama.
Turut hadir Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Bupati Kepulauan Anambas Aneng, serta seluruh unsur partai mulai dari Dewan Pertimbangan, Dewan Kehormatan, Pengurus DPD, organisasi sayap partai, kader, hingga simpatisan se-Kepri.
“Puncak acaranya nanti akan ada sambutan dan arahan dari Sekjen DPP Partai Demokrat, Pak Herman Khaeron. Kehadiran beliau dapat memperkuat Partai Demokrat Provinsi Kepri untuk menghadapi berbagai tantangan politik saat ini hingga ke depan,” kata Remon.
Nuansa Biru dan Budaya Melayu
Seluruh peserta diwajibkan mengenakan atribut Partai Demokrat atau pakaian bernuansa biru.
Acara akan menampilkan tradisi budaya Melayu Kepri yang mencerminkan kesopanan, kesederhanaan, dan nilai-nilai luhur masyarakat setempat.
Agenda Utama: Pemilihan Ketua DPD Periode Berikutnya
Salah satu agenda paling penting dalam Musda V adalah pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri periode 2026–2031.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang selama ini memimpin DPD Partai Demokrat Kepri, diprediksi akan menjadi figur sentral dalam penjaringan calon ketua.
Menurut mekanisme Partai Demokrat, DPD se-Kepri akan melakukan penjaringan calon melalui dukungan dari pengurus DPC tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Kepri.
Rekomendasi calon ketua yang telah terkumpul kemudian akan diserahkan kepada DPP Partai Demokrat untuk mendapatkan keputusan akhir.
Meski belum ada pengumuman resmi nama-nama calon, banyak kader melihat Musda V ini sebagai ajang penentuan apakah Aneng akan kembali memimpin atau muncul figur baru yang akan menggantikannya.
Kehadiran Aneng sebagai incumbent menjadi perhatian utama para kader dan simpatisan.
Remon mengharapkan dukungan penuh dari seluruh pihak agar Musda V berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kami mengharapkan dukungan dari seluruh peserta, pengurus, kader, serta seluruh pihak terkait demi kelancaran pelaksanaan Musda V,” ujarnya.
Dengan suksesnya Musda V, Partai Demokrat Kepri diharapkan semakin solid dan siap berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Kepulauan Riau serta kesejahteraan masyarakat.












