Pemilu Paruh Waktu AS 2026: Demokrat Rebut Kendali DPR dan Senat

Demokrat Unggul di Hampir Semua Kelompok Pemilih

AS
Hasil Pemilu sela di AS 2026

intuisi.net- Partai Demokrat meraih kemenangan besar dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat 2026 yang berlangsung Selasa (3/11/2026).

Hasil ini menandai pergeseran peta dukungan politik yang mencolok, di mana partai tersebut berhasil menarik suara dari berbagai kelompok pemilih, termasuk yang selama ini menjadi basis Partai Republik.

Per Kamis (5/11) pagi WIB, penghitungan suara CNN mencatat Demokrat telah meraup 245 kursi Dewan Perwakilan AS, sementara Republik mengamankan 145 kursi.

Di Senat, Demokrat meraih 54 kursi dan Republik memperoleh 44 kursi. Dengan hasil tersebut, Demokrat berhasil merebut kendali penuh atas dua majelis Kongres.

Menurut CNN Voter Poll yang dirilis Selasa (3/11/2026), mayoritas pemilih, termasuk generasi muda dan independen memberikan dukungan lebih besar kepada kandidat Demokrat dibandingkan pemilihan paruh waktu sebelumnya.

Pergeseran ini menjelaskan besarnya kemenangan Demokrat di Kongres, yang memungkinkan mereka merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat.

Pergeseran di Berbagai Kelompok Pemilih

Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada pemilih muda. Kelompok berusia di bawah 30 tahun mendukung Demokrat dengan selisih lebih lebar dibanding pemilihan sebelumnya. Dukungan dari perempuan juga menguat.

ementara itu, keunggulan Partai Republik di kalangan laki-laki yang sempat mencapai dua digit pada 2022 kini menyusut, bahkan hampir seimbang.

Demokrat berhasil mempersempit dominasi Republik di kalangan pemilih kulit putih. Partai tersebut juga memperoleh kembali sebagian dukungan dari pemilih kulit hitam dan Latino yang sempat bergeser ke Republik.

Kelompok berpendidikan tinggi turut memperkuat posisi Demokrat: pemilih kulit putih maupun minoritas bergelar sarjana memberikan suara dengan selisih dua digit.

Bahkan, pemilih kulit putih tanpa gelar sarjana yang sebelumnya menjadi basis kuat Republik mulai menunjukkan perubahan kecenderungan.

Pemilih independen mendukung Demokrat dengan selisih dua digit. Sebagian pemilih yang mengidentifikasi diri sebagai Republikan turut berpindah pilihan.

Kelompok “double haters” pemilih yang memiliki pandangan negatif terhadap kedua partai dan diperkirakan mencakup sekitar 15 persen total pemilih juga menjadi faktor penting.

Jika pada 2022 mereka cenderung memilih Republik, pada 2026 justru memberikan dukungan signifikan kepada Demokrat.

Ketidakpuasan terhadap Trump dan Isu Ekonomi

Pergeseran ini tidak lepas dari meningkatnya ketidakpuasan terhadap Presiden Donald Trump. Tingkat persetujuan terhadap Trump berada di bawah 40 persen secara nasional.

Persoalan ekonomi menjadi sumber utama kekecewaan. Sekitar tiga perempat pemilih menilai kondisi perekonomian AS buruk, dan sebagian besar menyalahkan kebijakan pemerintahan Trump atas kenaikan harga kebutuhan hidup.

Sekitar dua pertiga responden menilai kebijakan Trump memperburuk perekonomian nasional.

Lebih dari 60 persen pemilih menganggap kenaikan biaya hidup lebih banyak disebabkan kebijakan pemerintah ketimbang faktor di luar kendali presiden.

Kondisi ini menjadi ironi, mengingat persoalan keterjangkauan biaya hidup sempat membantu Trump kembali ke Gedung Putih pada 2024.

Kini, kekecewaan ekonomi justru dilimpahkan kepada pemerintahannya, termasuk di negara bagian yang dimenangkan Trump dengan mudah dua tahun sebelumnya.

Secara nasional, pemilih memberikan keunggulan kepada Demokrat dalam menangani isu ekonomi.

Sebagian pemilih yang tidak mempercayai kedua partai dalam urusan ekonomi akhirnya lebih memilih kandidat Demokrat.

Kemenangan Demokrat terbentuk dari pertemuan berbagai kepentingan: generasi muda yang menginginkan perubahan, kelompok independen yang kecewa terhadap pemerintah, serta pemilih tradisional Republik yang mulai mempertanyakan kebijakan partainya.

Hasil ini memperlihatkan pentingnya membangun koalisi yang melampaui batas demografi dan afiliasi partai tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *