Jalan Lumpur Bahayakan Penumpang KM Kelud

Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar

Jalan berlumpur di akses keluar Pelabuhan di Batu Ampar, Rabu 15 April 2026. Penumpang KM Kelud berjalan di pembatas sungai sambil menyeret koper di tengah lalu lintas semrawut dan tumpukan kontainer.

Batam, intuisi.net – Kondisi akses jalan masuk dan keluar Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar kembali menjadi sorotan publik.

Rabu siang (15/4/2026), ribuan penumpang KM Kelud yang baru tiba dari Belawan, Medan disambut dengan pemandangan memprihatinkan: jalan tanah berubah menjadi arena lumpur tebal yang menyulitkan kendaraan dan pejalan kaki.

Deretan mobil dan minibus terjebak di lumpur, roda-roda terbenam dalam, serta jejak ban yang semakin memperparah genangan air keruh.

Lebih membahayakan lagi, banyak penumpang yang membawa koper, tas, dan anak kecil terpaksa berjalan kaki di pembatas sungai yang sempit dan licin.

Jalur beton selebar satu meter itu menjadi satu-satunya pilihan karena jalan utama sudah tidak layak dilalui. Satu kali tergelincir, nyawa bisa menjadi taruhan.

Lalu lintas di area tersebut juga benar-benar semrawut. Mobil saling berdesakan, klakson bersahutan, sementara petugas parkir hanya fokus membagikan karcis pada mobil roda empat. Bagi pengguna sepeda motor, biaya langsung dipungut di pintu keluar.

Salah seorang penumpang mengungkapkan kekecewaannya:

“Kami sudah bayar tiket mahal dari Belawan ke Batam, tapi begitu turun kapal malah disambut jalan rusak dan lumpur. Ini pelayanan apa namanya?”

Kondisi ini semakin ironis karena Pelabuhan Batu Ampar dipenuhi tumpukan kontainer Evergreen dan berbagai perusahaan pelayaran lainnya.

Prioritas pengelolaan tampak lebih berpihak pada logistik barang daripada keselamatan dan kenyamanan penumpang kapal penumpang seperti KM Kelud.

Penumpang berhak mendapatkan fasilitas yang layak.

Jalan berlumpur, lalu lintas kacau, dan bahaya tepi sungai bukanlah hal yang bisa dibiarkan berlarut-larut hanya karena.

Sudah saatnya pihak berwenang segera melakukan perbaikan permanen, menata lalu lintas, dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *