Bus ALS Hangus Bertabrakan dengan Truk BBM

16 nyawa melayang dalam kobaran api

Diduga karena menghindari Jalan yang Rusak Bus ALS Menbrak truk tangki BBM, 16 Nyawa Melayang. (6/5/2026)

Musi Rawas Utara, intuisi.net – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kembali menjadi saksi bisu duka mendalam.

Rabu (6 Mei 2026) siang sekitar pukul 12.00-12.39 WIB, sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bernopol BK 7778 DL bertabrakan frontal dengan truk tangki BBM roda enam bernopol BG 8196 QB di Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Kecelakaan itu memicu kebakaran hebat yang melahap kedua kendaraan. Api hitam mengepul tinggi, meninggalkan puing-puing ringsek dan 16 jenazah yang sebagian besar hangus tak dikenali.

Korban tewas terdiri dari 14 orang dari bus ALS (termasuk sopir) serta sopir dan kernet truk tangki. Sementara itu, 4 orang selamat: tiga mengalami luka bakar berat (80-99%) dan satu luka ringan.

Menurut keterangan kernet bus yang selamat, bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi (atau lanjutan ke Medan/Pekanbaru) dengan sekitar 18 penumpang.

Diduga sopir berupaya menghindari lubang jalan, sehingga bus oleng dan membelok ke jalur berlawanan, bertabrakan dengan truk tangki yang datang dari arah Jambi menuju Lubuklinggau. Benturan keras memicu ledakan dan kobaran api yang cepat menyebar.

Lebih dari Sekadar Statistik: Beban Keluarga yang Tertinggal

Di balik angka 16 tewas, ada kisah manusia. Sopir truk tangki bernama Hariyanto sempat mengirim pesan terakhir kepada istrinya, Puspa, meminta dibelikan nanas.

Tak lama kemudian, ia dan kernetnya menjadi korban api. Sementara sopir bus ALS berinisial Alif juga turut menjadi korban.

Lima jenazah telah teridentifikasi awal, termasuk Alif, dua penumpang bus, serta sopir dan kernet truk.

Sisanya masih menunggu proses identifikasi mendalam oleh tim DVI Polda Sumsel di RS Bhayangkara Mohammad Hasan, Palembang.

Keempat korban selamat kini berjuang melawan luka bakar dan trauma. Mereka sempat melompat dari bus yang mulai terbakar, mendengar jeritan rekan-rekan seperjalanan yang tak sempat menyelamatkan diri.

Temuan di TKP: Muatan di Luar Ketentuan?

Tim olah TKP Polda Sumsel menemukan barang-barang tak biasa di bus penumpang: tabung gas, dua unit motor, kursi, dipan kayu, dan peralatan mesin.

Hal ini sedang didalami sebagai kemungkinan faktor yang memperburuk situasi saat kebakaran. Jalan di lokasi juga diketahui memiliki lubang, yang kerap menjadi pemicu kecelakaan di jalur trans-Sumatra.

Kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam, termasuk pemeriksaan human error, kondisi kendaraan, dan infrastruktur jalan. Lalu lintas di lokasi telah kembali normal setelah evakuasi.

Momentum untuk Keselamatan Jalan Raya

Tragedi ini bukan yang pertama di Jalinsum. Kondisi jalan yang berlubang, kelelahan pengemudi bus jarak jauh, hingga muatan berlebih atau tak sesuai aturan kerap menjadi kombinasi mematikan.

intuisi.net mengajak semua pihak, pemerintah daerah, operator bus, dan pengguna jalan untuk menjadikan musibah ini sebagai wake-up call: perbaikan infrastruktur mendesak, pengawasan ketat armada, serta kesadaran bersama soal keselamatan.

Duka mendalam untuk keluarga korban. Semoga proses identifikasi segera rampung dan para korban selamat mendapat perawatan terbaik.

(Sumber: BPBD Muratara, Polda Sumsel, keterangan saksi, dan laporan lapangan berbagai media. Foto: Dokumentasi publikasi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *