Stok Beras RI Tembus 5,1 Juta Ton

cukup hadapi El Nino dan jaga kebutuhan pangan masyarakat

Produktivitas Nyaris Dua Kali Lipat, PM-AAS Indramayu Tembus 12,35 Ton/Ha

intuisi.net- Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional kini mencapai 5,1 juta ton.

Angka ini disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia berdiri.

“Stok kita sekarang, meski ada El Nino, jadi yang tertinggi. Alhamdulillah cadangan kita tertinggi selama Republik ini berdiri, yaitu 5,1 juta ton,” ujar Amran di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, stok yang dikelola Perum Bulog tersebut sudah lebih dari cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi dampak fenomena iklim global, bencana, maupun keadaan darurat. Kesiapan pangan nasional dinilai sudah selesai.

Amran juga menyinggung tantangan menjaga keseimbangan harga di sepanjang rantai pasok. “Ketika harga naik, konsumen marah. Harga turun, petani marah.

Harga sedang-sedang, pengusaha marah. Jadi begitu berat bebannya pemerintah,” katanya.

Meski harga beras di pasar dunia tengah naik bahkan di Jepang disebut mencapai Rp100 ribu per kilogram, pemerintah memastikan rakyat Indonesia tidak akan kelaparan.

“Kesiapan pangan kita selesai. Kita pastikan itu tidak terjadi,” tegasnya.

Untuk menjaga kestabilan harga di pasaran, pemerintah terus melakukan distribusi stok CBP melalui berbagai program intervensi.

Per 24 Agustus, total realisasi distribusi mencapai 1,69 juta ton.

Rinciannya meliputi penjualan beras program SPHP Januari-Februari sebanyak 221,05 ribu ton, SPHP Maret-Agustus 688,98 ribu ton, bantuan pangan tahap pertama 662,86 ribu ton, tahap kedua 59,83 ribu ton, bantuan bencana dan keadaan darurat 11,39 ribu ton, serta golongan anggaran 53,68 ribu ton.

Dengan stok yang kuat dan distribusi yang terus berjalan, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin, meski tantangan iklim global terus mengintai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *