Jakarta, intuisi.net- Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperlihatkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, memimpin rangkaian kunjungan kerja ke lembaga pusat di Jakarta, mulai dari Komisi Informasi Pusat (KIP) pada Rabu (12/8/2026) hingga audiensi dengan Ombudsman Republik Indonesia pada Kamis (13/8/2026).
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari roadshow BP Batam yang menjangkau media lokal hingga lembaga strategis nasional, sekaligus memperkenalkan Direktorat Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga (DIHAL) yang merupakan unit baru di lingkungan BP Batam.
Audiensi dengan Ombudsman RI: Perkuat Koordinasi Pelayanan Sektor Investasi dan Industri
Pada Kamis (13/8/2026), Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona bersama Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher, Abdul Ghoffar, dan Fikri Yasin menerima audiensi dari BP Batam di Gedung Ombudsman RI, Jakarta.
Rombongan BP Batam dipimpin langsung oleh Ariastuty Sirait. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi pelayanan publik, khususnya di sektor investasi dan industri yang menjadi tulang punggung kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam.
Kehadiran pimpinan Ombudsman RI menunjukkan perhatian serius lembaga pengawas pelayanan publik terhadap upaya BP Batam dalam meningkatkan standar layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Foto bersama yang dilangsungkan usai pertemuan memperlihatkan suasana hangat dan kolaboratif antara kedua lembaga.
Kunjungan ke Komisi Informasi Pusat sehari sebelumnya
Sehari sebelumnya, Ariastuty bersama jajaran Direktorat DIHAL dan PPID BP Batam juga melakukan kunjungan kerja ke Komisi Informasi Pusat.
Rombongan diterima oleh Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik KIP Edi Purwanto serta Komisioner Bidang Regulasi Rini Purwandari.
Dalam pertemuan itu, Ariastuty menekankan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan struktur baru BP Batam sekaligus memperoleh masukan untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.
“Kehadiran kami di Komisi Informasi Pusat ini selain untuk memperkenalkan BP Batam dan jajaran pejabat struktural yang baru, juga untuk mendapatkan masukan dan bertukar pikiran mengenai langkah-langkah progresif yang dapat kami lakukan,” ujar Ariastuty.
BP Batam sebelumnya berhasil meraih predikat Badan Publik Informatif kategori Lembaga Non Struktural dengan nilai 96,90 pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.
Capaian ini terus ditingkatkan agar keterbukaan informasi benar-benar menjadi bagian integral dari pelayanan publik.
Komisioner KIP Edi Purwanto mengapresiasi berbagai inovasi BP Batam, termasuk monitoring dan evaluasi PPID internal, digitalisasi layanan, serta perhatian terhadap akses informasi bagi pemohon penyandang disabilitas.
Ariastuty Sirait, Dari Humas hingga Deputi yang Terjun Langsung
Kunjungan ke Ombudsman RI menjadi salah satu puncak dari rangkaian aktivitas Ariastuty Sirait yang dikenal luas di Batam.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Pelayanan Umum sejak 2025, ia meniti karier panjang di BP Batam, mulai dari staf pemasaran hingga Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol.
Lulusan Edith Cowan University Australia ini dikenal sebagai sosok yang komunikatif, responsif, dan sering terjun langsung ke lapangan.
Berbagai kegiatan yang diliput media lokal maupun nasional menunjukkan gaya kepemimpinan Ariastuty yang proaktif.
Ia rutin meninjau layanan kesehatan di Klinik Baloi dan RSBP Batam, memastikan kesiapan fasilitas selama masa libur panjang, merespons keluhan warga terkait air bersih di kawasan Baloi, hingga turun langsung ke lokasi karhutla di kawasan Waduk Nongsa untuk memantau pemadaman dan mengimbau masyarakat.
Di bidang pemberdayaan, ia juga aktif mendorong UMKM dan kawasan agribisnis.
Kehadiran Direktorat DIHAL sebagai unit baru di bawah koordinasinya semakin memperkuat kapasitas BP Batam dalam diseminasi informasi dan hubungan antarlembaga.
Roadshow yang dilakukan, mulai dari pendekatan intensif dengan media lokal di Batam hingga kunjungan ke lembaga pusat seperti KIP dan sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Digital, memperlihatkan komitmen BP Batam untuk membangun komunikasi publik yang lebih modern, terukur, dan berdampak.
Dengan langkah-langkah tersebut, BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala Li Claudia Chandra, melalui figur Ariastuty Sirait, semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada investasi dan infrastruktur, tetapi juga pada keterbukaan informasi dan pelayanan publik berkualitas.
Sinergi yang dibangun diharapkan dapat terus mendorong budaya transparansi di Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas unggulan Indonesia.












