Irjen Asep Safrudin Resmi Jadi Kabareskrim Polri

Mantan Kapolda Kepri Berpengalaman Tangani Narkoba di Wilayah Perbatasan

Istimewa

Batam, Intuisi.net– Mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali terjadi.

Sehari setelah dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengeluarkan Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026 yang merombak 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).

Salah satu jabatan strategis yang berubah adalah Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau, dipercaya menduduki kursi Kabareskrim.

Ia menggantikan Komjen Pol. Syahardiantono yang dimutasi sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri dengan penugasan di Kantor Staf Presiden (KSP).

Posisi Kapolda Kepri yang ditinggalkan Asep Safrudin selanjutnya diisi oleh Irjen Pol. Suhendri, yang sebelumnya bertugas sebagai Teknisi Penjinak Bom (Jibom) Utama Tingkat I Korbrimob Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

Langkah ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Rekam Jejak Cemerlang di Bidang Reserse

Irjen Asep Safrudin lahir di Bogor, Jawa Barat, 15 Juni 1969. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 ini dikenal memiliki rekam jejak kuat di bidang reserse, narkotika, dan kejahatan siber.

Kariernya dimulai di tingkat satker reserse. Pada 2010 ia menjabat Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Setahun kemudian dipercaya sebagai Kapolres KP3 Tanjungpriok, lalu Kapolres Bogor (2012).

Pada 2014 ia menjadi Wakapolres Metro Jakarta Barat dan kemudian Kapolresta Barelang.

Pengalaman di bidang narkoba semakin matang saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Banten pada 2016.

Ia kemudian masuk Bareskrim Polri sebagai Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber (2017) dan Wakil Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri (2018).

Setelah itu, Asep Safrudin sempat menjadi Karobindiklat Lemdiklat Polri (2019), Wakapolda Kalimantan Barat (2020), dan Wakapolda Kepri (2023).

Pada akhir Januari 2025 ia dilantik sebagai Kapolda Kepri menggantikan Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah yang memasuki masa pensiun.

Selama memimpin Polda Kepri, Asep Safrudin dikenal aktif memperkuat sinergi lintas instansi dalam menghadapi tantangan keamanan di wilayah perbatasan.

Kepri, Pintu Masuk Narkoba yang Menjadi Tantangan Besar

Kepulauan Riau memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling rawan penyelundupan narkoba di Indonesia.

Letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura, ditambah ribuan pulau serta jalur laut yang kompleks, menjadikannya pintu masuk favorit sindikat internasional.

Selama masa kepemimpinan Asep Safrudin, Polda Kepri mencatatkan sejumlah pengungkapan signifikan.

Sepanjang 2025 saja, setidaknya 549 kasus narkoba berhasil diungkap dengan 757 tersangka. Barang bukti yang diamankan antara lain ratusan kilogram sabu, puluhan ribu butir ekstasi, ganja, hingga heroin.

Beberapa operasi besar yang sempat menjadi sorotan nasional antara lain penggagalan penyelundupan ratusan kilogram hingga tonan narkotika di perairan Batam, Karimun, Bintan, dan Anambas.

Asep Safrudin berulang kali menekankan pentingnya sinergi dengan BNN, Bea Cukai, TNI AL, dan aparat keamanan negara tetangga untuk menutup celah jalur tikus.

“Kepri sebagai wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyelundupan lintas negara, khususnya melalui jalur laut,” pernah disampaikannya dalam berbagai kesempatan.

Pengalaman memimpin wilayah yang menjadi “pintu masuk” narkoba ini kini dibawa Asep Safrudin ke tingkat nasional.

Sebagai Kabareskrim, ia akan memegang kendali penanganan kejahatan kriminal di seluruh Indonesia, termasuk pemberantasan jaringan narkoba lintas negara yang selama ini memanfaatkan Kepri sebagai jalur utama.

Harapan ke Depan

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia membenarkan mutasi tersebut. Ia menyampaikan selamat atas amanah baru yang diterima Asep Safrudin sekaligus menyambut kedatangan Irjen Suhendri sebagai Kapolda Kepri yang baru.

Mutasi ini menjadi bagian dari upaya Polri menjaga kesinambungan tugas sekaligus menjawab tantangan kamtibmas yang semakin kompleks.

Dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan pemahaman mendalam terhadap dinamika wilayah perbatasan.

Irjen Asep Safrudin diharapkan mampu memperkuat kinerja Bareskrim Polri dalam memberantas kejahatan, khususnya jaringan narkoba yang terus mengincar Indonesia melalui jalur-jalur strategis seperti Kepulauan Riau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *