Semarang, intuisi.net- Sebanyak 14 gubernur dan tujuh wakil gubernur menghadiri pembukaan resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam.
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bukti bahwa ajang keagamaan ini tak hanya milik umat Islam, melainkan ruang kebersamaan lintas agama dan latar belakang.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut hangat kehadiran para pejabat daerah dengan menyebutkan satu per satu nama mereka.
“Kalau tidak saya sebut satu per satu di grup para gubernur nanti saya habis di-‘bully’ mereka,” candanya di tengah sambutan.
Ke-14 gubernur yang hadir meliputi Gubernur Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Jawa Tengah.
Sementara tujuh wakil gubernur yang hadir adalah Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatra Barat, Lampung, Sumatra Utara, Kalimantan Tengah, Papua Barat Daya, dan Jawa Tengah.
Luthfi mengucapkan terima kasih atas kehadiran para kepala daerah. Menurutnya, terpilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI merupakan momen bersejarah.
Provinsi ini kembali menjadi tuan rumah setelah 47 tahun, yakni sejak 1979.
“Secara pribadi saya bersyukur bisa menjadi salah satu saksi terselenggaranya MTQ Nasional XXXI,” ujar Luthfi.
Ia menekankan bahwa MTQ Nasional bukan sekadar ajang lomba membaca, menghafal, memahami, menafsirkan, dan mendalami kandungan Al-Quran.
Lebih dari itu, MTQ menjadi pesta rakyat yang menyatukan masyarakat lintas agama dan latar belakang. Ia mencontohkan kehadiran sejumlah pimpinan daerah yang bukan beragama Islam, namun tetap mengawal kafilah daerahnya.
“Beliau-beliau ini adalah pimpinan daerah masyarakat yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Menunjukkan MTQ ini tidak hanya milik umat Islam, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia,” tegasnya.
Pembukaan MTQ Nasional XXXI dimeriahkan dengan pertunjukan tarian kolosal dan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Masyarakat berbondong-bondong memenuhi Lapangan Simpang Lima serta titik-titik videotron di sekitar lokasi untuk menyaksikan langsung acara tersebut.
Salah satu highlight malam itu adalah aksi menyanyikan Mars MTQ secara hybrid yang melibatkan 288.262 peserta. Aksi massal ini berhasil memecahkan rekor MURI.
Pergelaran MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta jajaran terkait.
Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, Jawa Tengah siap menjadi tuan rumah yang hangat bagi seluruh kafilah dari seluruh Indonesia.












