Waspada Kabut Asap dari Kalimantan, Pemkot Batam Tingkatkan Pemantauan Udara

DLH pantau ISPU tiap jam dan cegah kebakaran di TPA, Dinkes himbau kesehatan untuk warga

Potensi perubahan arah angin membuat pemerintah daerah kota Batam meningkatkan kewaspadaan.

Batam, intuisi.net- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalimantan mulai menjadi perhatian serius bagi Kota Batam.

Meski belum dilaporkan berdampak signifikan, potensi perubahan arah angin membuat pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan.

Dinas terkait terus memantau kualitas udara secara intensif sambil mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah situasi ini.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam memastikan pihaknya sudah mengambil langkah proaktif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan secara rutin.

“Kita sudah melakukan pantauan setiap jam, mengukur angka ISPU, dan akan kita informasikan minggu depan,” ujarnya.

Lebih jauh, Dohar menambahkan bahwa tim DLH juga memantau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mencegah potensi kebakaran.

“Tim sudah bekerja di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melalui dr. Anggrainie Nawang Wulan memberikan himbauan kepada masyarakat.

Meskipun demikian, mengingat adanya titik kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah luar Batam serta potensi perubahan arah angin, masyarakat diimbau untuk:

  1. Memantau perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melalui aplikasi resmi.
  2. Menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan mengonsumsi air putih, buah, dan sayur untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  3. Segera menuju fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sesak napas, mata merah, atau batuk yang tidak kunjung sembuh.

Pemerintah Kota Batam melalui DLH dan Dinkes menegaskan komitmen untuk terus mengawasi kondisi udara serta menyampaikan informasi terkini kepada publik.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, namun waspada dan mengikuti himbauan resmi yang dikeluarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *