DAPIL KHUSUS IKN DIPERSIAPKAN

KPU RI mulai susun kerangka daerah pemilihan untuk Pemilu 2029

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Iffa Rosita di kawasan IKN, Kalimantan Timur 24 April 2026 (Foto: Humas OIKN)

intuisi.net – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah memulai langkah strategis dalam menyusun kerangka daerah pemilihan khusus di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Persiapan ini disusun guna mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2029, yang nantinya akan mengikutsertakan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat maupun Dewan Perwakilan Daerah dari wilayah ibu kota baru tersebut.

Langkah penyusunan ini tidak berjalan mendadak. Menurut Komisioner KPU RI Iffa Rosita, seluruh proses persiapan sudah dirancang dan dimulai sejak saat ini agar segala sesuatunya berjalan sesuai rencana dan aturan yang berlaku.

Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan kerja rombongan KPU RI ke Kota Nusantara pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka audiensi sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Tahapan Kunci di Tahun 2027

Kunjungan kerja ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan di lingkungan KPU RI, di antaranya anggota komisi, Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Ketua Divisi Hukum, serta jajaran pengawasan dari seluruh wilayah Indonesia.

Selain menjadi wadah koordinasi, kehadiran rombongan juga bertujuan untuk memastikan dukungan kelembagaan agar seluruh rangkaian pembangunan ibu kota baru dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Iffa Rosita menegaskan bahwa tahun 2027 akan menjadi momen krusial dalam perjalanan persiapan ini, karena pada tahun tersebut akan dimulainya serangkaian tahapan resmi penyelenggaraan Pemilu 2029.

Interaksi kerja sama antara KPU dan Otorita IKN diprediksi akan semakin erat dan intensif, terutama dalam dua hal utama: penataan batas daerah pemilihan serta pemutakhiran data pemilih yang menjadi dasar utama penyelenggaraan pemilihan yang akurat dan adil.

“Ke depannya akan ada pemilihan perwakilan untuk lembaga legislatif, sehingga kolaborasi kami dengan Otorita IKN akan terus berlangsung untuk memastikan data pemilih selalu diperbarui.

Nantinya, ketika segala sesuatunya sudah matang, juga akan dibangun kantor KPU di wilayah ini guna menunjang operasional kelembagaan,” jelas Iffa.

Bentuk Dukungan Nyata dan Kolaborasi Lintas Lembaga

Selain melaksanakan sesi audiensi dan pembahasan teknis, rombongan KPU RI juga meninjau langsung sejumlah titik pembangunan yang sedang berlangsung di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Lokasi yang dikunjungi meliputi Taman Kusuma Bangsa, kawasan rekreasi dan akomodasi, kawasan pembangunan fasilitas olahraga, hingga perumahan bagi aparatur sipil negara.

Sebagai wujud partisipasi aktif dalam pembangunan ibu kota baru, rombongan juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan konsep ibu kota yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Otorita IKN juga menyampaikan pembaruan terkait perkembangan pembangunan yang saat ini telah memasuki Tahap II.

Fokus utama pembangunan pada tahap ini diarahkan pada penyediaan fasilitas dan kawasan untuk lembaga legislatif serta yudikatif.

Pemaparan ini disusun guna memperkuat pemahaman bersama antar lembaga mengenai arah dan tujuan pembangunan jangka panjang Ibu Kota Nusantara.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ibu kota baru sangat bergantung pada kerja sama seluruh pihak.

Ia juga mengajak semua unsur untuk turut berperan dalam menyebarkan informasi yang akurat, benar, dan konstruktif kepada masyarakat luas.

“Pembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan komitmen bersama seluruh bangsa Indonesia.

Kami berharap seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan serta ikut menyampaikan informasi yang tepat agar publik memahami dengan jelas setiap proses pembangunan yang berlangsung,” pungkas Bimo.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *