Batam, intuisi.net – Wali Kota Batam Amsakar Achmad turun langsung memimpin aksi gotong royong kebersihan berskala besar di kawasan wisata Pantai Ocarina, Batam Center, pada Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi konkret Pemerintah Kota Batam dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) secara nasional pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, 2 Februari 2026.
Gerakan Nasional untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar program kebersihan sementara, melainkan upaya terintegrasi untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah di seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo menekankan penanganan sampah secara serius dan terpadu, termasuk pembersihan rutin, penertiban reklame liar, serta penataan ruang publik agar lebih menarik bagi wisatawan dan investasi.
Di Batam, yang masih menghadapi status darurat sampah, gerakan ini menjadi prioritas utama. Aksi di Pantai Ocarina diprakarsai Polresta Barelang dan melibatkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat.
Kehadiran Forkopimda dan Semangat Kolaborasi
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolda Kepulauan Riau Irjen Asep Safrudin, Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Wali Kota Amsakar Achmad didampingi Sekretaris Daerah Firmansyah, para Asisten Sekda, Staf Ahli, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam.
Para pejabat ini turut membaur bersama personel kepolisian dan ratusan warga, menyisir pesisir pantai, mengumpulkan sampah plastik, serta merapikan kawasan hijau.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sebagai kunci sukses dalam membangun Batam yang bersih, modern, dan berkelanjutan.
Komitmen Wali Kota: Bukan Seremonial, tapi Perubahan Nyata
Dalam arahannya, Wali Kota Amsakar menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI harus menjadi perubahan pola hidup masyarakat.
“Gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kita harus mengubah perilaku sehari-hari agar lebih peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Hari ini kita bergerak bersama sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi Presiden Prabowo.
Batam harus menjadi garda terdepan mewujudkan Indonesia yang resik dan indah. Jika lingkungan bersih, aspek aman dan sehat akan mengikuti,” tegas Amsakar.
Ia juga menyoroti kompleksitas masalah sampah di Batam dan menginstruksikan seluruh OPD untuk bekerja sungguh-sungguh.
“Masalah sampah di Batam sangat kompleks dan memerlukan kerja ekstra dari semua pihak. Ini perintah langsung Presiden, dan kita harus selesaikan hingga tuntas melalui Gerakan Indonesia ASRI,” tambahnya.
Pantai Ocarina: Ikon Wisata yang Harus Tetap Indah
Pemilihan Pantai Ocarina sebagai lokasi sangat strategis. Kawasan ini merupakan salah satu destinasi wisata keluarga terfavorit di Batam, dengan pantai berpasir putih, wahana rekreasi, pemandangan teluk yang indah, serta area hijau yang luas.
Kebersihan pantai ini diharapkan mencerminkan kesiapan Batam menyambut wisatawan domestik dan mancanegara, sekaligus memperkuat citra kota sebagai tujuan investasi dan pariwisata berkualitas.
Instruksi Lanjutan: Menjadi Budaya Sehari-hari
Menutup kegiatan, Wali Kota Amsakar menginstruksikan agar semangat gotong royong Gerakan Indonesia ASRI terus dilanjutkan hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, lingkungan kerja, serta permukiman masyarakat.
“Jadikan ini budaya baru Batam: kota yang aman, sehat, resik, dan indah setiap hari. Mari kita mulai dari hal kecil di sekitar kita,” pungkas Amsakar.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi Batam untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan visi nasional Presiden Prabowo Subianto: Indonesia yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi seluruh rakyatnya.
Baca Juga:












