Wali Kota Batam Lantik Kepala Disdukcapil Baru

67 Pejabat Fokus Inovasi Pelayanan, Jangan Cuma "Unjuk Muka"!

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam di Aula Kantor Wali Kota Batam, Kamis (13/11/2025).

Batam, intuisi.net – Suasana Aula Kantor Wali Kota Batam dipenuhi semangat baru saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat esensial. Acara yang digelar pada Kamis (13/11/2025) ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan.

Dua nama yang menjadi sorotan utama adalah Sri Miranthy Adisthy yang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, serta Lanaja yang dikukuhkan sebagai Camat Lubuk Baja. Tak hanya itu, 65 pejabat lainnya juga dikukuhkan sebagai bagian dari implementasi Perda Nomor 1 Tahun 2024 beserta Perwako turunannya.

Peraturan ini mengatur perubahan nomenklatur dan pemekaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam, menandai era baru birokrasi yang lebih ramping dan efisien.

Bukan Seremoni Biasa: “Unjuk Kinerja, Bukan Unjuk Muka!”

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan mempercepat pelayanan masyarakat.

“Saya berharap kinerja menjadi fokus utama para pejabat yang diberi amanah. Jangan hanya unjuk muka, tapi unjuk kinerja. Kami membutuhkan orang yang mampu mempersembahkan hasil terbaik,” tegas Amsakar dengan nada penuh semangat.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat struktural – dari pimpinan OPD hingga lurah dan camat – untuk menjunjung profesionalisme dan kedisiplinan. “Bekerjalah sesuai aturan dan jalur yang benar. Selama di pemerintahan, jangan pernah keluar dari relnya,” imbuhnya.

Terobosan Disdukcapil: Pelayanan Kependudukan Didistribusikan ke Kecamatan

Sorotan khusus diberikan pada Disdukcapil. Amsakar meminta agar pelayanan administrasi kependudukan tidak lagi terpusat di satu lokasi, melainkan didistribusikan ke tingkat kecamatan untuk memudahkan warga.

“Untuk Disdukcapil, agar pelayanan tidak menumpuk, segera distribusikan sebagian layanan ke kecamatan. Layani warga dengan cepat dan baik. Harus ada terobosan dan inovasi nyata,” perintah Amsakar.

Menurutnya, Disdukcapil adalah wajah utama pemerintah di mata masyarakat. Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang mudah, ramah, dan tepat waktu. “Ini bukan sekadar administrasi, tapi bentuk pengabdian kita kepada negara,” katanya.

Jabatan Bukan Privilege, Tapi Ruang Pengabdian

Amsakar menutup arahannya dengan pesan mendalam: Jabatan adalah ruang pengabdian, bukan sekadar posisi administratif.

“Kinerja yang kita berikan adalah untuk negara. Sejarah tidak akan mencatat kerja yang biasa-biasa saja. Kami ingin langkah nyata dari para pimpinan, terutama lurah dan camat,” tandasnya.

Momentum Penyegaran Birokrasi Batam

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik balik penyegaran dan penguatan struktur birokrasi Pemko Batam. Dengan tata kelola yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik prima, Batam siap melesat sebagai kota metropolitan yang ramah warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *