REAL MADRID Ambruk DI EL SADAR

Osasuna Tumbangkan Madrid 2-1

Skor akhir Osasuna Vs Madrid.

intuisi.net – Malam yang dingin di Estadio El Sadar berubah menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid. Los Blancos, yang datang sebagai pemuncak klasemen dengan rekor kemenangan beruntun di La Liga 2026, akhirnya tersungkur 1-2 di tangan Osasuna dalam laga jornada ke-25 yang penuh drama.

Gol penalti Ante Budimir di menit ke-38 membuka kejutan bagi tuan rumah, setelah VAR mengubah keputusan wasit dari diving menjadi pelanggaran Thibaut Courtois.

Madrid sempat bangkit lewat tendangan Vinícius Júnior di menit ke-73 – gol kelima Vini dalam empat laga terakhir – yang membuat suporter Los Blancos bernapas lega sejenak. Namun, di menit ke-90+…, bom meledak!

Raúl García, pemain Osasuna yang jarang disorot, melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau Courtois. Gol penentu kemenangan itu dikonfirmasi VAR setelah sempat diragukan offside.

El Sadar bergemuruh, Osasuna merayakan kemenangan pertama mereka atas Madrid di La Liga setelah 15 tahun!

Pelatih sementara Álvaro Arbeloa – yang baru menggantikan Xabi Alonso sejak Januari 2026 – mengakui timnya tampil kurang tajam di babak pertama.

“Kami bisa bermain jauh lebih baik. Ini pukulan telak, tapi kami harus bangkit,” ujar mantan bek Madrid itu pasca-laga, seperti dilansir ESPN dan Reuters.

Kekalahan ini memutus tren positif Madrid di bawah Arbeloa dan menjadi kekalahan pertama mereka di La Liga tahun ini. Posisi puncak kini terancam serius:

Madrid masih unggul dua poin dari Barcelona (60 vs 58 poin sebelum jornada ini), tapi Blaugrana punya satu laga sisa – menjamu Levante hari ini.

Jika Barca menang, tahta La Liga bisa berpindah tangan menjelang El Clásico yang semakin panas!

Media internasional ramai menyoroti momen ini:

  • Reuters menyebutnya “kejutan besar yang membuka kembali perebutan gelar”.
  • BBC Sport menekankan Vinícius “tak mampu selamatkan Madrid dari kekalahan dramatis”.
  • AP News dan beIN SPORTS sepakat: “Barcelona kini punya peluang emas merebut puncak”.
  • Football España melaporkan Arbeloa mengeluhkan keputusan VAR, tapi mengakui performa buruk tim di awal laga.

Bagi Osasuna, ini lebih dari sekadar tiga poin – ini adalah kemenangan bersejarah di kandang sendiri melawan raksasa Eropa. “Ini perasaan luar biasa.

Para fans layak mendapatkannya setelah bertahun-tahun menunggu,” kata Raúl García kepada DAZN.

Apa artinya bagi Madrid?

Rekor 8 kemenangan beruntun di La Liga musim ini pupus. Tekanan kini semakin berat pada Arbeloa dan skuad bintangnya.

Dengan jadwal ketat menanti – termasuk Liga Champions dan potensi Copa del Rey – Los Blancos harus segera bangkit, atau mimpi treble bisa buyar.

Sementara itu, Barcelona tinggal selangkah lagi kembali ke puncak. Siapa yang akan tertawa terakhir di akhir musim? El Clásico bulan Maret mendatang bakal jadi penentu!

#HalaMadrid? #ViscaBarca? Atau justru Osasuna yang jadi pahlawan tak terduga musim ini?

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *