Program MBG di Kepri Menyasar 3.354 Sekolah

Jumlah Penerima Manfaat MBG di Kepri Berjumlah 516.149 Orang

Tanjungpinang, intuisi.net – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mencatat sebanyak 516.149 penerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjangkau seluruh wilayah Kepulauan Riau, termasuk anak sekolah, ibu hamil, dan ibu bersalin, dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data resmi, program MBG di Kepri menyasar 3.354 sekolah dengan total peserta didik sesuai target penerima manfaat. Selain itu, program ini juga mencakup 10.834 ibu hamil dan 9.474 ibu bersalin di seluruh wilayah Kepri. Untuk mendukung kelancaran program, Pemprov Kepri telah menyiapkan 253 Satuan Pelayanan MBG, dengan 91 Satuan Pelayanan Eksisting yang sudah beroperasi.

Pada kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu Hitam di Ranai pada Senin (11/8/2025), Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program MBG berjalan optimal meskipun wilayah Kepri memiliki karakteristik kepulauan yang menantang. “Kami memahami tantangan logistik di wilayah kepulauan, namun ini bukan halangan. Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan baik dan tepat sasaran, sehingga anak-anak Kepri mendapatkan asupan gizi yang cukup demi masa depan yang lebih sehat dan cerdas,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor untuk keberhasilan program ini. “Kami menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, sekolah, dan komunitas lokal, untuk memastikan distribusi makanan bergizi sampai ke tangan penerima manfaat dengan baik,” tambahnya.

Program MBG ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mendukung perekonomian lokal. Pemprov Kepri melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam penyediaan bahan pangan, sehingga program ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, Pemprov Kepri telah membentuk tim pengawas yang bertugas memantau pelaksanaan program di lapangan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi sesuai standar yang ditetapkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M. Bisri.

Pemprov Kepri juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mengawasi pelaksanaan program ini. “Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan program ini berjalan transparan dan akuntabel,” tutup Bisri.

Dengan komitmen kuat dari berbagai pihak, Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Riau diharapkan dapat menjadi model keberhasilan dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi masa depan, sekaligus mendukung visi Indonesia Sehat dan Sejahtera.

 

Writer: IndEditor: Hrp

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *