Intuisi.net – Pesta olahraga terbesar Asia Tenggara, SEA Games ke-33 tahun 2025, resmi ditutup dengan upacara penutupan yang penuh warna dan energi di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, Thailand, pada Sabtu malam. Dengan tema “The Sound of Whistle” yang sarat makna, acara ini menjadi penanda akhir dari perhelatan 12 hari yang mempersatukan ribuan atlet dari 10 negara Asia Tenggara dalam semangat persahabatan dan keunggulan olahraga.
Upacara dimulai dengan parade atlet dari setiap negara peserta, diikuti penampilan memukau dari bintang T-Pop Thailand seperti Daou Pittaya dan Kratae R-Siam. Sorotan khusus diberikan pada video highlight momen-momen epik selama SEA Games, dari kemenangan dramatis hingga aksi heroik atlet. Api obor SEA Games yang menyala sejak pembukaan pada 9 Desember akhirnya dipadamkan secara simbolis melalui konsep “Sound of Whistle”, di mana penonton diajak meniup peluit bersama sebagai tanda perpisahan yang emosional.
Thailand, sebagai tuan rumah, menutup SEA Games 2025 sebagai juara. Mereka mendominasi klasemen medali dengan rekor baru: 233 medali emas, 154 perak, dan 112 perunggu, total 499 medali. Prestasi ini melampaui rekor sebelumnya dan menegaskan posisi Thailand sebagai kekuatan olahraga regional, terutama di cabang-cabang seperti muay thai, atletik, dan sepak takraw.
Klasemen akhir medali SEA Games 2025:
Thailand – 233 emas, 154 perak, 112 perunggu (total 499)
Indonesia – 91 emas
Vietnam – 87 emas
Malaysia – 57 emas
Singapura – 52 emas
Filipina – 50 emas
Sesi puncak penutupan adalah penyerahan bendera SEA Games Federation kepada Malaysia, tuan rumah edisi berikutnya pada 2027. Segmen “Rhythm of Harmony” dari Malaysia, menampilkan artis Mimi Fly dan 60 penari, menyuguhkan keragaman budaya yang harmonis, membangkitkan antusiasme untuk SEA Games mendatang.
Acara ditutup dengan segmen “The Sound of Champions” yang menggelegar, diiringi lagu ikonik “We Are the Champions” dari Queen, disertai pesta kembang api spektakuler yang menerangi langit Bangkok selama tiga menit penuh. Ribuan penonton larut dalam euforia, merayakan tidak hanya kemenangan medali, tapi juga persaudaraan antarnegara Asia Tenggara.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Atthakorn Sirilatthayakorn, menyatakan, “SEA Games 2025 telah berjalan lancar dan sukses, memperkuat hubungan regional melalui olahraga.” Meski diwarnai tantangan seperti banjir dan isu lainnya, edisi ini berhasil menyatukan semangat “United as One” dan meninggalkan warisan inspiratif bagi generasi muda.
Selamat kepada semua atlet dan kontingen! Sampai jumpa di Malaysia 2027!
Baca : Intuisi Utama, Olahraga












