intuisi.net – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI secara resmi meluncurkan program inovatif “The Most KUA – Move for Sakinah Maslahat”.
Inisiatif ini menandai babak baru peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai institusi keagamaan yang lebih dekat, dinamis, dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., menegaskan bahwa KUA tidak lagi sekadar tempat pelayanan administratif.
“KUA harus hadir secara proaktif di tengah masyarakat dengan pendekatan dialogis, partisipatif, dan penuh empati.
Kami mengubah paradigma: layanan tidak menunggu di kantor, melainkan bergerak menjemput masyarakat melalui edukasi pranikah, konsultasi keluarga, literasi pencatatan nikah, serta pendampingan untuk membangun relasi rumah tangga yang sehat, setara, dan bertanggung jawab,” ujarnya saat memberikan arahan di Semarang.
Program ini mengusung konsep inti sakinah maslahat, yang menjadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan peradaban bangsa.
Keluarga yang kuat secara spiritual, emosional, dan sosial diyakini akan melahirkan generasi berakhlak mulia, produktif, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Ketahanan keluarga adalah pondasi ketahanan masyarakat dan bangsa. Dari keluarga yang harmonis, lahir masyarakat yang damai dan beradab,” tambah Abu Rokhmad.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menjelaskan bahwa “The Most KUA” merupakan gerakan kolektif seluruh ekosistem KUA – mulai dari penyuluh agama, penghulu, hingga seluruh jajaran Kementerian Agama.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang ‘menjemput bola’, proaktif, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Momentum menjelang Ramadan ini kami manfaatkan untuk memperkuat dimensi spiritual, sehingga pelayanan keagamaan tidak hanya administratif, tetapi juga menjadi pembinaan dan pendampingan keluarga yang berkelanjutan,” katanya.
Melalui gerakan ini, KUA diharapkan berevolusi menjadi:
- Simpul penguatan nilai-nilai keagamaan di akar rumput,
- Pusat literasi dan edukasi keluarga,
- Mitra strategis masyarakat dalam mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah (tenang dan harmonis), maslahat (bermanfaat), serta berkelanjutan.
Kementerian Agama mengajak seluruh pemangku kepentingan, tokoh agama, dan masyarakat untuk turut serta dalam gerakan ini.
“The Most KUA” bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang lebih kuat dari akarnya – keluarga yang sakinah dan maslahat.
Baca Juga:
- Ada Program Layanan “The Most KUA”, Penghulu dan Penyuluh Agama Siap Jemput Bola – Sumber resmi Kemenag tentang program ini.
- Amsakar Gelar Yasinan dan Doa Jelang Ramadan












