Investasi Hijau Siap Mengalir ke Kepri!

Percepat PSN Wiraraja, Rp450 Triliun

Wamen PPN/Bappenas RI Febrian Alphyanto Ruddyard berdialog bersama pengelola Kawasan Industri Wiraraja Indonesia PT Wiraraja Tangguh, Rabu (4/2/2026). (IWan/DISKOMINFO KEPRI)

Batam, intuisi.net – Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan komitmen kuat pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park di Pulau Galang dan sekitarnya, Kepulauan Riau.

Kunjungan kerja Wamen Febrian ke PT Atelier Solar Indonesia di Kawasan Industri Wiraraja, Kabil, Batam, pada Rabu (4/2/2026), menjadi momentum penting untuk mengatasi hambatan yang selama ini menghambat proyek bernilai ratusan triliun ini.

“Kami mewakili Pemerintah berkomitmen mendukung penuh percepatan pengembangan Wiraraja Industrial Park II di Galang dan Rempang. Ini salah satu PSN prioritas yang sempat tersendat akibat proses penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB).

Kami tidak ingin momentum investasi hingga Rp441–450 triliun hilang atau beralih ke negara lain,” tegas Wamen Febrian dengan penuh keyakinan.

Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap 55.375 tenaga kerja pada tahap awal pengembangan, sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi hijau di Kepulauan Riau.

Dengan fokus pada energi terbarukan dan industri pintar ramah lingkungan, kawasan ini juga menawarkan keuntungan signifikan bagi investor, termasuk potensi pengurangan bea impor hingga nol persen melalui mekanisme FTZ ke FTZ, sehingga lebih kompetitif di pasar global, termasuk ekspor ke Amerika Serikat.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, yang turut mendampingi kunjungan tersebut bersama sejumlah kepala OPD seperti Kepala Bapenda, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Kadis ESDM, menyatakan dukungan penuh dari Pemprov Kepri.

“Meskipun kewenangan kami terbatas sesuai PP No. 25 Tahun 2025, Pemprov Kepri akan terus mendorong agar investasi ini segera terealisasi.

Proyek ini akan membuka lapangan kerja luas dan mempercepat visi Kepri Makmur, Maju, dan Merata bagi seluruh masyarakat,” ujar Luki Zaiman Prawira.

Senada dengan itu, Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia sekaligus pemilik Kawasan Industri Wiraraja Indonesia PT Wiraraja Tangguh, Akhmad Ma’ruf Maulana, menyampaikan harapan besar agar pemerintah pusat segera mengatasi kendala administratif yang ada.

“Kami mendorong proyek ini bisa segera direalisasikan. Ini bukan hanya soal investasi besar, tapi juga peluang menciptakan ekosistem industri hijau yang berkelanjutan di Batam dan Kepri,” kata Ma’ruf.

Usai mendengarkan masukan dari berbagai pihak, Wamen Febrian menyempatkan diri berkeliling ke fasilitas produksi PT Atelier Solar Indonesia—salah satu perusahaan unggulan Wiraraja Group yang telah berhasil mengekspor solar panel ke berbagai negara.

Kunjungan ini semakin memperkuat keyakinan bahwa kawasan Wiraraja siap menjadi pusat manufaktur energi terbarukan kelas dunia.

Dengan dukungan lintas sektor dari pemerintah pusat, provinsi, dan swasta, PSN Wiraraja diharapkan segera lepas landas, membawa gelombang investasi hijau, penciptaan lapangan kerja masif, serta transformasi ekonomi Kepulauan Riau menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *