Intuisi.net – Stadion Anfield kembali bergemuruh tadi malam saat Liverpool mengamankan kemenangan epik 3-2 atas Atletico Madrid dalam laga pembuka fase liga Liga Champions UEFA 2025/26. Pertandingan yang sarat emosi ini menyajikan segalanya: gol kilat, comeback mengejutkan, sundulan penentu kemenangan di menit akhir, hingga kontroversi kartu merah Diego Simeone!Gebrakan Awal The Reds
Liverpool langsung menggebrak dengan dua gol cepat yang membuat 53.000 penonton Anfield berdiri dari kursi. Hanya di menit kedua, Andy Robertson memanfaatkan umpan brilian Mohamed Salah untuk membuka keunggulan. Belum sempat Atletico menarik napas, Salah kembali menghukum mereka di menit keenam dengan tendangan jarak jauh yang spektakuler, menggetarkan gawang Jan Oblak. Anfield bagaikan lautan merah yang bergemuruh!Kebangkitan Atletico dan Drama Simeone
Namun, Atletico Madrid bukan tim yang mudah menyerah. Di bawah arahan Diego Simeone, mereka bangkit dengan dua gol gemilang dari Marcos Llorente. Gol pertama di injury time babak pertama melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, dan gol kedua di menit 81 lewat serangan balik cepat, menyamakan kedudukan 2-2. Anfield terdiam, tapi hanya sebentar!
Di menit 90+2, Virgil van Dijk muncul sebagai pahlawan. Sundulannya dari umpan sudut Trent Alexander-Arnold mengoyak jala Atletico, memicu ledakan kegembiraan di tribun penonton. Kemenangan Liverpool diraih, tapi drama belum usai. Simeone, yang terlibat adu mulut dengan fans Liverpool, membuat gestur kontroversial dan diganjar kartu merah. Pelatih Argentina itu mengklaim tindakannya sebagai respons atas hinaan, termasuk dugaan komentar rasis dari tribun. UEFA kini sedang menyelidiki insiden ini.
Sorotan Pertandingan Bintang Lapangan:
Mohamed Salah, dengan gol dan assist, membuktikan dirinya tetap jadi momok menakutkan.
Debut Menjanjikan: Alexander Isak, rekrutan baru Liverpool, tampil solid meski belum mencetak gol.
Statistik: Liverpool unggul penguasaan bola (58% vs 42%) dan tembakan (15 vs 10), tapi Atletico menunjukkan efisiensi luar biasa.
Kontroversi: Kartu merah Simeone menjadi sorotan, menambah panas rivalitas kedua tim sejak duel epik 2020.
Pelatih Liverpool Arne Slot tak bisa menyembunyikan kegembiraannya: “Ini adalah kemenangan khas Anfield – penuh semangat dan drama. Virgil adalah kapten sejati, dan Salah? Dia menjawab semua keraguan dengan cara terbaik!”
Sementara itu, Diego Simeone membela reaksinya: “Saya manusia biasa. Hinaan sepanjang 90 menit membuat saya bereaksi. Tapi saya bangga dengan perjuangan tim kami.”
Dampak di Klasemen
Kemenangan ini membawa Liverpool melonjak ke papan atas klasemen sementara Liga Champions dengan 3 poin, sementara Atletico harus puas di posisi bawah dengan 0 poin. Laga ini seolah menjadi pembalasan manis The Reds atas kekalahan dari Atletico di babak 16 besar tahun 2020.
Liverpool kini bersiap menghadapi laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Atletico harus segera bangkit untuk menjaga peluang di fase liga. Dengan tensi seperti ini, Liga Champions musim ini menjanjikan lebih banyak kejutan!












