Aceh Tamiang, intuisi.net – Presiden Prabowo Subianto memulai tahun baru dengan kunjungan kerja langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk meninjau percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang serta longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir 2025.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta sejumlah pejabat terkait. Kehadiran Menko AHY menegaskan fokus pemerintah pada percepatan infrastruktur pascabencana sebagai prioritas utama.
Kunjungan ini melanjutkan agenda Presiden di Tapanuli Selatan pada malam pergantian tahun, menunjukkan komitmen pemerintah hadir tanpa mengenal libur demi pemulihan masyarakat terdampak.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden memimpin rapat koordinasi terbatas dengan Menko AHY, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Bupati Aceh Tamiang, serta pejabat daerah lainnya. Fokus utama adalah memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan mendesak rakyat.
Sorotan utama kunjungan:
- Peninjauan Rumah Hunian Danantara di Kebun Tj Seumantoh, Kecamatan Karang Baru. Badan Pengelola Investasi Danantara telah menyelesaikan 198 unit hunian sementara (huntara) per 1 Januari 2026, dengan target 600 unit siap huni pada 8 Januari 2026. Ini bagian dari rencana besar 15.000 unit di tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) dalam tiga bulan.
- Presiden dan Menko AHY mengecek langsung struktur bangunan, kualitas material, serta fasilitas pendukung, sambil berbincang dengan warga dan pekerja.
Usai peninjauan, Presiden mendengarkan laporan kepala daerah mengenai kebutuhan prioritas:
- Penyediaan air bersih secara berkelanjutan
- Percepatan operasional sekolah dan puskesmas yang belum optimal
- Normalisasi sungai, pembersihan tumpukan kayu gelondongan, serta penanganan endapan lumpur pasca-banjir
Presiden memerintahkan percepatan penuh dengan sinergi seluruh kementerian, lembaga, TNI-Polri, dan pemerintah daerah, di mana Menko AHY akan mengkoordinasikan aspek infrastruktur secara intensif.
Presiden menyampaikan apresiasi tinggi kepada relawan, petugas, dan masyarakat yang tangguh, serta mengajak seluruh bangsa menyambut 2026 dengan optimisme dan gotong royong untuk bangkit lebih kuat.
Kunjungan ini menjadi simbol keseriusan pemerintahan dalam melayani rakyat, terutama di saat sulit. Dengan pendekatan langsung dan terkoordinasi, pemerintah berkomitmen memastikan Aceh Tamiang serta wilayah terdampak lainnya pulih cepat, berkelanjutan, dan kembali normal.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi:
Mari dukung upaya pemulihan ini dengan semangat kebersamaan di awal tahun baru!













Response (1)