Batam, intuisi.net- Kabut asap kiriman kembali membuat udara Kota Batam masuk kategori tidak sehat.
Menyikapi situasi tersebut, Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Barelang menggelar aksi sosial pembagian masker gratis pada Selasa sore, 29 September 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pokdarkamtibmas Resor Barelang, Roni Ismail Pasaribu, dan dihadiri Sekretaris Daerah Pokdarkamtibmas Kepulauan Riau, Robby Haryanto, menyasar sejumlah titik keramaian dan jalur utama.
Masker dibagikan di kawasan simpang traffic light, pasar, serta pemukiman warga. Penerima utamanya pengendara motor, pedagang kaki lima, anak sekolah, dan masyarakat yang masih beraktivitas di luar ruangan.
Roni Pasaribu menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus sinergi Pokdarkamtibmas dalam mendukung tugas Polri menjaga kesehatan masyarakat.
“Kondisi udara di Batam beberapa hari ini tidak sehat akibat kabut asap kiriman dari karhutla Sumatera dan Kalimantan. Kami tidak bisa diam.
Hari ini kami turun langsung membagikan masker agar masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan aman. Ini adalah wujud nyata Bhakti Pokdarkamtibmas untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan masker sangat penting untuk mencegah gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan partikel PM 2.5.
Sementara itu, Robby Haryanto menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga kualitas udara membaik.
“Kami menghimbau seluruh jajaran Pokdarkamtibmas se-Kepri dan masyarakat untuk tetap waspada, kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak perlu, dan selalu gunakan masker.
Kami juga mengapresiasi seluruh anggota yang telah bergerak cepat, khususnya dari Sektor Batu Aji,” katanya.
Aksi bagi masker ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolresta Barelang.
Melalui jajarannya, Kapolresta menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Barelang yang proaktif membantu memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kegiatan dinilai tepat sasaran, mengingat Pemerintah Kota Batam telah mengeluarkan Surat Edaran yang mengalihkan pembelajaran PAUD hingga SMP menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) mulai 29 September 2026 karena AQI yang tidak sehat.
Data BMKG Stasiun Hang Nadim menunjukkan, pada Senin (28/9/2026) konsentrasi PM2.5 di Batam mencapai 104,5 mikrogram per meter kubik dengan jarak pandang hanya 2-3 kilometer akibat asap kiriman dari Kalimantan dan Sumatera.
Dengan pembagian masker gratis ini, diharapkan masyarakat Batam semakin terlindungi dari dampak buruk kabut asap dan tetap mampu menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang menantang.












