Di Tangan Amsakar Achmad, Batam Menjelma Jadi Magnet Investasi Kelas Dunia

Dari Reformasi Kilat hingga Pusat AI Asia Tenggara

Wali Kota Batam ex-officio Kepala Badan Pengusahaan Batam, Amsakar Achmad, menjadi narasumber di CNBC Indonesia, Jumat (17/7/2026). TANGKAPAN LAYAR CNBC INDONESIA

Batam, intuisi.net-  Di bawah kepemimpinan Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakilnya Li Claudia Chandra, Batam tak lagi sekadar kawasan industri biasa.

Kota ini tengah bertransformasi cepat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang kompetitif, inovatif, dan berorientasi masa depan.

Hanya dalam waktu singkat, reformasi regulasi dan pelayanan investasi telah membawa lonjakan spektakuler yang membuat investor lokal maupun global berbondong-bondong datang.

Pada 2025, realisasi investasi Batam mencatatkan kinerja luar biasa.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, capaian riil mencapai Rp69,3 triliun melampaui target Rp60 triliun (115,5%) dengan pertumbuhan ekonomi kota sebesar 6,76 persen, di atas rata-rata provinsi dan nasional.

Angka LKPM sempat mencatat Rp44,01 triliun (naik 72,83% dari Rp25,46 triliun tahun sebelumnya), menunjukkan momentum yang konsisten dan kuat.

Amsakar Achmad menekankan bahwa keberhasilan ini bukan kebetulan.

Saat menjadi narasumber di program PROFIT CNBC Indonesia pada Jumat (17/7/2026), ia mengungkapkan kunci utamanya: reformasi menyeluruh yang berorientasi kemudahan berusaha, sesuai arahan Presiden RI.

Reformasi Pelayanan yang Mengubah Segalanya

Proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dulu memakan waktu 6 bulan hingga 2 tahun, kini rampung rata-rata hanya 38 hari.

Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dipangkas menjadi sekitar 2 bulan.

Sistem pemantauan digital memungkinkan real-time tracking, sementara program Duta Investasi mendampingi investor dari awal hingga realisasi penuh.

“Presiden meminta kita menyederhanakan pelayanan. Itu yang kami lakukan agar investor mendapat kepastian dan kemudahan,” tegas Amsakar.

Hasilnya terlihat nyata: investasi melampaui target dengan capaian hingga 118,87% di periode tertentu, didorong Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang melonjak tajam (125,9% ke Rp18,43 triliun).

Pelabuhan, Pariwisata, dan Efek Berganda

Sektor logistik ikut bergeliat dengan peningkatan kapal direct call.

Pariwisata pun melesat: wisatawan nusantara naik dari 1,7 juta menjadi hampir 2,1 juta, sementara mancanegara dari 1,2 juta ke 1,5-1,6 juta orang.

Multiplier effect-nya merembes ke perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM.

Mitra Pertumbuhan, Bukan Pesaing

Amsakar meluruskan persepsi soal Singapura dan Johor.

“Batam bukan tempat relokasi semata, melainkan growth partner yang saling melengkapi,” katanya tegas.

Posisi strategis di Selat Malaka menjadi keunggulan utama.

Data Center & AI: Mesin Pertumbuhan Baru

Sektor ini menjadi bintang baru. Hingga pertengahan 2026, investasi data center mencapai sekitar Rp120 triliun dengan puluhan proyek.

Kolaborasi besar seperti Firmus Technologies dengan Nvidia dan DayOne untuk kampus AI Factory berkapasitas 360 MW (target operasional Q1 2027, potensi hingga 170.000 GPU Nvidia).

Proyek lain seperti EGSB/Range IDC (Rp88 triliun) semakin memperkuat posisi Batam sebagai calon hub AI Asia Tenggara.

Dukungan infrastruktur mumpuni, landing station kabel laut internasional di Nongsa, pasokan listrik PLN, air bersih, dan lahan siap menjadi daya tarik utama.

Dukungan Presiden Prabowo: Batam sebagai Lokomotif Nasional

Dalam pertemuan sekitar 1 jam 45 menit, Presiden Prabowo menekankan penyederhanaan perizinan, pengembangan pelabuhan internasional, dan peran Batam sebagai gerbang maritim serta investasi global.

Implementasi PP Nomor 25 dan 28 Tahun 2025 diharapkan semakin mempercepat proses.

Visi ke Depan

Dengan 15 program prioritas Amsakar-Li Claudia, mulai dari air bersih, penanganan banjir, dukungan UMKM, hingga peningkatan investasi dan pariwisata MICE Batam tak hanya tumbuh, tapi juga inklusif.

Kemiskinan turun ke 3,81%, pengangguran menurun, dan PAD naik signifikan.

Di tangan Amsakar Achmad, Batam bukan hanya bertahan di tengah persaingan global, ia menjadi pemimpin visioner.

Sebuah model sukses reformasi investasi yang bisa ditiru daerah lain, membuktikan bahwa dengan keberanian berubah, kepastian hukum, dan infrastruktur andal, Indonesia mampu bersaing di era digital dan AI.

Batam sedang naik daun. Dan cerita ini baru saja dimulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *