Batam, intuisi.net – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin groundbreaking pembangunan Pipa Gas West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Selasa (10/2/2026).
Proyek strategis nasional ini menjadi tonggak penting ketahanan energi perbatasan barat Indonesia, setelah satu dekade proses perencanaan dan penantian.
Sebelum peletakan batu pertama—ditandai penekanan sirene dan pemasangan pipa simbolis—Wali Kota Amsakar bersama Kementerian ESDM, SKK Migas, dan Direksi PT PLN menyerahkan bantuan sosial ke rumah ibadah serta panti asuhan setempat, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan proyek ini merealisasikan arahan Presiden RI soal kemandirian energi nasional.
“Mimpi 10 tahun akhirnya terwujud. Ini langkah taktis kemandirian bangsa. Batam wajah terdepan RI di barat. Tak masuk akal di usia Indonesia hampir 80 tahun, masyarakat pulau strategis masih merasa ‘belum merdeka’ gara-gara energi,” tegas Amsakar.
Ia memaparkan kebutuhan listrik Batam tumbuh 15% per tahun, selaras realisasi investasi 2025 capai Rp69,3 triliun (115,5% target). Ada sembilan pusat data besar di Nongsa Digital Park dan Kabil yang butuh energi masif.
“Batam diproyeksi tumbuh 9,5–10% sesuai RPJMN 2029. Ekonomi dua digit mustahil tanpa energi andal. Pipa WNTS ini atasi defisit 25 BBTUD segera,” tambahnya.
Proyek target rampung Juli 2026, gas dari Pemping dialirkan ke Tanjung Uncang untuk industri dan masyarakat Batam. Nilai investasi sekitar Rp1 triliun, fokus transisi energi bersih berbasis gas alam.
Amsakar ingatkan pelaksana proyek perhatikan nelayan dan warga via program CSR.
“Prinsip sederhana: energi andal, masyarakat tak dirugikan, Batam kontribusi maksimal bagi Indonesia,” pungkasnya.
Hadir Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM diwakili Muhammad Rizwi JH, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Kepala Ombudsman Kepri Lagat Siadari, Anggota DPRD Batam Aweng Kurniawan dan Muhammad Yunus Muda, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN Rizal Kalfari Marimbo, serta Forkopimda dan pimpinan OPD Kota Batam.
Dengan groundbreaking ini, Batam semakin kokoh sebagai pusat ekonomi Kepri sekaligus penopang ketahanan energi nasional dari sumber gas Natuna.
Baca Juga:
- Setelah 10 Tahun Penantian, Pipa Gas WNTS ke Pulau Pemping Resmi Dibangun – Sumber resmi Media Center Batam
- Tim Gabungan Razia Penggunaan Tabung Gas 3 Kg – Sidak penyalahgunaan gas subsidi di laundry Batam












