Ekspor Serentak 8 Wilayah Indonesia

Sinergi Nusantara Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global Melalui Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Simbolis pelepasan Ekspor dari 8 Wilayah Indonesia.

Cikarang, intuisi.net – Dalam semangat “Sinergi Nusantara: Dari 8 Penjuru Menembus Pasar Dunia”, pemerintah Indonesia berhasil menggelar pelepasan ekspor serentak di delapan wilayah pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan 31 perusahaan dari berbagai skala usaha, dengan total nilai ekspor mendekati Rp1 triliun, menunjukkan pertumbuhan ekspor yang inklusif dan merata di seluruh nusantara.

Acara utama dipusatkan di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Bekasi, yang menjadi tuan rumah sekaligus contoh sukses kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Sebagai perusahaan berstatus Authorized Economic Operator (AEO) di bawah pengawasan Bea Cukai Bekasi, PT Denso men Demonstrasikan bagaimana fasilitas kepabeanan dapat menciptakan ekosistem ekspor yang efisien, cepat, dan berkelanjutan.

Presiden Direktur PT Denso Manufacturing Indonesia, Hirotsugu Kano, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Bea Cukai. “Fasilitas AEO dan Jalur Prioritas memberikan kemudahan signifikan dalam proses ekspor kami. Hal ini sangat membantu kelancaran operasional, sehingga produk buatan Indonesia semakin kompetitif di pasar global,” ujarnya.

Dari lokasi Cikarang, PT Denso melepas enam kontainer berisi komponen otomotif berkualitas tinggi senilai USD26,4 juta (sekitar Rp400 miliar). Produk ekspor meliputi power window motor, power seat motor, servomotor, blower motor, washer system, wiper motor system, radiator cooling fan motor, serta throttle control motor. Tujuan ekspor tersebar luas: 30% ke kawasan ASEAN, 30% ke Amerika Serikat dan Eropa, serta 10% ke negara-negara Asia seperti Jepang, Tiongkok, dan India.

Pelepasan serentak juga dilakukan di tujuh wilayah lain: Mojokerto, Sleman, Semarang, Batam, Samarinda, Makassar, dan Badung. Kegiatan ini tidak hanya menyoroti kontribusi industri besar, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM, membuktikan bahwa penguatan ekspor nasional tumbuh dari berbagai penjuru tanah air, mewujudkan visi “Indonesia untuk Dunia”.

Menteri Perdagangan Budi Santoso, dalam sambutannya, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong ekspor yang inklusif dan berkelanjutan. “Berbagai program pemerintah berjalan optimal berkat kolaborasi erat antar kementerian/lembaga, perusahaan, dan pelaku UMKM. Ini adalah bukti nyata sinergi nusantara dalam menembus pasar dunia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menambahkan bahwa acara ini memperkuat ekosistem ekspor nasional yang berdaya saing global. “Kami berkomitmen terus mendorong peningkatan kinerja ekspor, memperluas akses pasar internasional, dan memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting menjelang akhir tahun, memperlihatkan resiliensi ekonomi Indonesia di tengah dinamika global dan semakin mengukuhkan posisi Tanah Air sebagai pemain utama di pasar ekspor dunia.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *