Batam, intuisi.netย โ Menyambut Hari Jadi Kota Batam ke-196, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memimpin ziarah ke makam Zuriat Nong Isa di halaman Masjid At-Taqwa Nongsa, Jumat pagi (12/12/2025). Kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh zuriat, dan Ketua TP PKK Kota Batam Hj. Erlita Sari Amsakar ini berlangsung khidmat dan penuh makna, sebagai bentuk penghormatan atas akar sejarah Batam.
Nong Isa, atau Raja Isa, adalah tokoh yang secara resmi diakui sebagai tonggak awal sejarah Batam modern. Penugasannya oleh Sultan Abdurrahman dan Raja Jaโfar pada 22 Jumadil Akhir 1245 H (bertepatan dengan 18 Desember 1829 M) menjadi dasar penetapan Hari Jadi Kota Batam hingga kini.
Proses penetapannya sendiri tidak mudah, melibatkan tiga kali rapat besar dan dua seminar nasional, dengan berbagai nama tokoh sempat diusulkan sebelum dokumen otentik Arsip Nasional Republik Indonesia menjadi penentu utama.
Dari tempat singgah para musafir menuju Tanah Suci melalui Singapura, Batam perlahan berkembang menjadi pemukiman, pusat perdagangan, hingga akhirnya menjadi kota industri dan investasi kelas dunia seperti sekarang. Lebih lanjut tentang sejarah dan perkembangan Batam dapat diakses melalui Media Center Kota Batam.
Tahun ini, peringatan Hari Jadi mengusung tema โUnggul dan Berdaya Saingโ. Tema tersebut mencerminkan dua fokus utama pemerintah kota: memperkuat pelayanan publik serta kualitas sumber daya manusia, sekaligus menjadikan Batam kota yang semakin kompetitif di tingkat nasional dan internasional.
Sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam menjadi fondasi utama berbagai inisiatif pembangunan.
Amsakar menyoroti sejumlah capaian penting sepanjang 2025, termasuk:
- Pertumbuhan ekonomi triwulan III mencapai 6,89%
- Realisasi investasi hingga November 2025 telah mencapai 91% atau sekitar Rp54,7 triliun dari target Rp60 triliun
- Progres signifikan dalam penanganan banjir
- Peningkatan layanan air bersih dan pengelolaan sampah sebagai prioritas lintas instansi
โMasih ada PR besar, terutama air bersih dan sampah. Tapi solusinya bukan saling menyalahkan, melainkan bergerak bersama: Pemko, BP Batam, dunia usaha, dan seluruh masyarakat,โ tegas Amsakar. Upaya pengelolaan sampah ini selaras dengan inisiatif Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, yang mengambil contoh dari Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Singapura untuk membangun sistem modern, dengan target penyelesaian menyeluruh pada 2026.
Di hadapan para zuriat Nong Isa, ia mengajak semua pihak mempererat kebersamaan menjelang usia dua abad Batam pada 2029 mendatang. โKita harus berjalan seirama. Momentum hari jadi ini kita gunakan untuk mempertautkan hati dan energi demi Batam yang lebih hebat lagi,โ ujarnya.
Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menambahkan, kegiatan ziarah seperti ini harus terus dilestarikan agar generasi muda tidak lupa akar sejarahnya. โAnak-anak kita harus tahu dari mana Batam berangkat. Melupakan sejarah berarti memutus masa depan,โ kata Li Claudia.
Persiapan perayaan Hari Jadi ke-196 juga menekankan koordinasi antar-OPD untuk acara yang terbaik, sebagaimana dikoordinasikan oleh Li Claudia.
Ziarah ditutup dengan doa bersama. Harapan yang sama terpancar dari wajah seluruh peserta: Batam yang semakin maju, bersatu, dan berdaya saing tinggi.
Selamat Hari Jadi Kota Batam ke-196. Mari bergerak serempak untuk Batam yang lebih hebat dan dahsyat!
Meta Description: Wali Kota Batam Amsakar Achmad pimpin ziarah makam Nong Isa jelang HJB ke-196. Tekankan persatuan, capaian ekonomi, dan solusi air-sampah untuk Batam unggul. (128 karakter)












