Batam, intuisi.net – Kota Batam sedang menghadapi krisis sampah terparah dalam sejarah! Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencengangkan: 1.185,94 ton sampah per hari atau hampir 433.000 ton per tahun – angka yang terus melonjak dan membuat sistem pengelolaan kota nyaris kolaps.
Tak mau kota industri dan pariwisata ini “tenggelam dalam sampah”, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung ambil kendali. Malam (17/11/2025), mulai pukul 21.00 WIB, beliau memimpin rapat darurat super ketat di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
Ini bukan rapat biasa – ini mobilisasi perang! Hadir lengkap: Kejaksaan Negeri Batam, Polresta Barelang, semua OPD, camat, lurah, hingga task force khusus. Semua elemen kota dikerahkan karena sampah sudah jadi ancaman nomor satu bagi kesehatan, lingkungan, dan citra Batam.
Dengan suara menggelegar, Wali Kota Amsakar buka rapat:
“Satu bulan ke depan, Batam WAJIB bersih total! Cara biasa sudah mati. Kita butuh langkah gila, luar biasa. Semua harus gerak bareng – dari rumah warga sampai TPA. Saya mau lihat hasilnya mulai BESOK PAGI!”
Beliau tegas: camat harus langsung mapping armada, aktifkan TPS “tidur”, dan ajukan dana darurat lewat Belanja Tidak Terduga (BTT). Perubahan harus kelihatan dalam hitungan hari, bukan bulan!
Wawali Li Claudia Chandra langsung ngegas:
“Besok pagi sampah tetap numpuk kalau kita diam saja. Mulai BESOK, semua pasukan kebersihan wajib turun lapangan serentak! Tidak ada alasan!”
BOM WAKTU: Langkah-Langkah Super Agresif yang Langsung Jalan!
- Operasi 24 Jam Non-Stop!
- Angkut dari rumah/TPS: 06.00–18.00
- Dari TPS ke TPA Punggur: 18.00–06.00 → Sampah mengalir 24/7 tanpa henti!
- TPA Punggur Kini Full 24 Jam Shift malam khusus sampah DLH, shift siang untuk ritase swasta/lainnya. TPS tidak boleh numpuk lagi!
- Bentuk 3 UPTD Pengelolaan Sampah Baru Tiap UPTD tangani 2 kecamatan + langsung dilengkapi incinerator untuk bakar sampah di tempat!
- Infrastruktur Darurat
- Perbaiki jalan akses TPA SEKARANG
- Tambah alat berat
- 2026: Armada baru besar-besaran!
- Gotong Royong Kolosal Seluruh Batam Termasuk pulau terluar Belakangpadang & Galang – libatkan RT/RW, komunitas, Satgas Kebersihan. Semua turun tangan!
Ketua Task Force Yusfa Hendri bilang pola baru ini bakal bikin sistem sampah Batam rapi, cepat, dan zero numpuk.
Penutup rapat, Wali Kota Amsakar lempar bom motivasi:
“Kita TIDAK boleh kalah sama sampah! Ini rumah kita, nyawa kita, masa depan anak cucu kita!”
Malam bersejarah ini jadi detik-detik awal revolusi kebersihan Batam. Warga diajak ikut serta – pilah sampah dari rumah, lapor TPS liar, dan dukung gerakan ini.












