Batam, intuisi.net – Suasana penuh khidmat menyelimuti Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat pagi ini. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi Sekretaris Daerah (Sekda), Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Acara ini menjadi momentum penyegaran birokrasi untuk mempercepat visi Batam sebagai kota modern, maju, dan berdaya saing.
Hadir mendampingi, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, pimpinan DPRD Kota Batam, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Total delapan pejabat dilantik, menandai langkah strategis mengisi posisi kosong dan memperkuat kinerja organisasi.
Daftar Pejabat yang Dilantik:
- Firmansyah – Sekretaris Daerah
- Suhar – Asisten Perekonomian dan Pembangunan
- Zulkifli Aman – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
- Yudi Suprapto – Kepala Dinas Ketenagakerjaan
- Syukri – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra)
- Eva Marhaini – Camat Nongsa
- Arfandi – Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD
- Syahibul Aziz – Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM
Dalam sambutannya yang menggebu, Amsakar Achmad menegaskan bahwa rotasi dan promosi bukan sekadar “ganti kursi”, melainkan penyegaran untuk birokrasi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Mutasi dan promosi bukan penghargaan pribadi, tapi tanggung jawab besar. Tidak perlu unjuk muka – yang dibutuhkan adalah unjuk kinerja nyata! Birokrasi harus tangkas, cepat, efektif, dan inovatif menghadapi tantangan zaman,” tegas Amsakar di hadapan ratusan tamu undangan.
Ia menambahkan, pengisian jabatan dilakukan melalui seleksi ketat dan pertimbangan faktual di lapangan, sehingga pelayanan publik kini bisa berjalan lebih optimal.
Arahan Khusus untuk Pejabat Baru: Fokus pada Isu KrusialAmsakar tak hanya memberikan pengarahan umum, tapi juga pesan spesifik untuk masing-masing pejabat:
- Firmansyah (Sekda): “Fokus benahi tata kelola internal, khususnya manajemen SDM dan aset daerah. Sekda adalah penggerak utama roda birokrasi.”
- Suhar (Asisten Perekonomian): “Pastikan pembangunan lancar, inflasi terkendali, dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.”
- Zulkifli Aman (Kadis Sosial): “Tangani isu lansia, kemiskinan, dan stunting dengan empati. Ini prioritas Ibu Wakil Wali Kota.”
- Yudi Suprapto (Kadisnaker): “Kaji UMK dan UMS secara komprehensif – bukan hanya inflasi, tapi juga daya beli dan kemampuan industri. Perkuat K3 dan bangun dialog dengan serikat pekerja serta pengusaha.”
- Syukri (Kepala Bagian Kesra): “Perkuat kemitraan dengan tokoh agama – dari imam masjid hingga pendeta – untuk jaga harmoni sosial.”
- Eva Marhaini (Camat Nongsa): Amsakar: “Kehadiran pejabat perempuan adalah wujud kesetaraan gender. Kita butuh birokrasi yang cerdas, humanis, dan inklusif.” Pesan ini disambut tepuk tangan meriah, mencerminkan dukungan kuat terhadap kepemimpinan perempuan di Batam.
Visi Besar: Batam Modern & Berdaya Saing
Menutup acara, Amsakar mengajak seluruh pejabat menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian, bukan privilege. “Selamat kepada para pejabat baru. Pegang amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Mari kita wujudkan Batam yang kita cintai – kota modern, maju, dan berdaya saing!”
Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemko Batam serius melakukan reformasi birokrasi berbasis kinerja. Dengan tim baru yang solid, diharapkan pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan berdampak nyata bagi warga Batam.












