Indonesia Diboikot IOC: Larang Atlet Israel

Indonesia Kehilangan Kesempatan Tuan Rumah Olimpiade

foto: Istimewa

Intuisi.net – Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi merekomendasikan kepada seluruh federasi olahraga global untuk menghentikan penyelenggaraan acara di Indonesia. Langkah tegas ini diambil setelah pemerintah Indonesia melarang atlet Israel berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Senam yang sedang berlangsung di Jakarta.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan dewan eksekutif IOC pada Rabu (22/10), lembaga tersebut juga mengumumkan penghentian “segala bentuk dialog” dengan Indonesia terkait peluang menjadi tuan rumah ajang Olimpiade di masa depan.

Keputusan kontroversial pemerintah Indonesia bermula dari pernyataan seorang pejabat awal Oktober lalu, yang menyatakan atlet Israel akan ditolak visanya untuk mengikuti kejuaraan dunia senam. Padahal, Israel telah terdaftar sebagai salah satu dari 86 tim peserta, dengan skuad andalan termasuk Artem Dolgopyat—peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 sekaligus juara dunia bertahan di nomor senam lantai putra.

“Tindakan-tindakan ini merampas hak atlet untuk bertanding secara damai dan mencegah gerakan Olimpiade menunjukkan kekuatan olahraga,” tegas dewan eksekutif IOC dalam pernyataannya.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memang dikenal sebagai pendukung vokal perjuangan Palestina. Rencana keikutsertaan atlet Israel langsung memicu gelombang protes keras dari berbagai kalangan di dalam negeri, yang akhirnya memaksa pemerintah mengambil sikap tegas.

Akibatnya, Indonesia kini terancam kehilangan kepercayaan dunia olahraga internasional. Rekomendasi boikot IOC ini berpotensi menutup pintu bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga bergengsi di masa mendatang, termasuk kualifikasi Olimpiade hingga perhelatan multievent tingkat dunia.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Indonesia belum memberikan tanggapan resmi atas sanksi IOC. Kejuaraan Dunia Senam di Jakarta sendiri tetap berlangsung hingga akhir pekan ini—namun tanpa kehadiran kontingen Israel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *