Pemprov Kepri Dorong Beasiswa Dokter Spesialis

Pemerataan Layanan Kesehatan di Pulau-Pulau

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat mengikuti rapat pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis dan subspesialis di daerah bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Ogy/Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang, intuisi.net – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk mengatasi keterbatasan dokter spesialis di wilayahnya melalui program beasiswa pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri asli daerah. Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan jumlah tenaga medis di rumah sakit kabupaten/kota, tetapi juga memastikan mereka kembali mengabdi di kampung halaman dengan ikatan emosional dan tanggung jawab moral yang kuat.

“Anak-anak Kepri yang kita dukung pendidikannya diharapkan menjadi dokter spesialis yang pulang dan mengabdi di daerah asalnya. Dengan begitu, mereka akan lebih betah melayani masyarakat karena memiliki kedekatan emosional,” ujar Gubernur Ansar dalam keterangannya, Rabu (10/9).

Namun, tantangan pemenuhan dokter spesialis di Kepri tidaklah sederhana. Regulasi saat ini masih membatasi pemberian beasiswa hanya untuk dokter berstatus PNS, sementara dokter berstatus PPPK belum diakomodasi secara jelas. Akibatnya, peluang calon penerima beasiswa menjadi terbatas. Selain itu, sejumlah kabupaten di Kepri menghadapi kendala dalam menyediakan insentif memadai bagi dokter spesialis, yang sering kali menyebabkan dokter memilih pindah atau mengundurkan diri setelah bertugas beberapa tahun.

Untuk mengatasi hal ini, Gubernur Ansar menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat melalui sinkronisasi kebijakan antara Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Kesehatan. Ia mengusulkan agar dokter spesialis asli daerah yang telah menerima beasiswa dapat langsung diangkat sebagai ASN di wilayah asalnya. “Kita perlu pola terbaik agar dokter yang ditempatkan di pulau-pulau tidak hanya singgah sementara. Dengan putra daerah, kami yakin mereka akan lebih berkomitmen untuk bertahan dan memberikan pelayanan maksimal,” tegas Ansar.

Melalui program ini, Pemprov Kepri berupaya memastikan pemerataan layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Kehadiran dokter spesialis di rumah sakit daerah diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat ke kota besar, sehingga layanan medis berkualitas dapat diakses lebih dekat dan terjangkau. “Langkah ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat Kepri. Dengan dokter spesialis yang berdedikasi, kami optimistis pelayanan kesehatan di pulau-pulau akan semakin terjamin,” tutup Gubernur Ansar.

 

Writer: IndEditor: Hrp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *