PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO KE SINGAPURA

HASILKAN 19 KESEPAKATAN STRATEGIS

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menghadiri Renewable Energy Interconnectors Milestone Ceremony di Parliament House, Singapura, pada Senin, 16 Juni 2025 Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Singapura, intuisi.net – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura pada Minggu, 15 Juni 2025, yang menjadi kunjungan perdananya ke negara tersebut sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya diplomasi untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura, sekaligus membalas kunjungan resmi Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong ke Indonesia pada November 2024.

Setibanya di Singapura, Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam dalam upacara kenegaraan yang digelar di Parliament House pada Senin, 16 Juni 2025. Upacara ini ditandai dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Majulah Singapura, serta inspeksi barisan kehormatan. Presiden Tharman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo, menegaskan hubungan erat yang telah terjalin lama antara kedua negara. “Terima kasih telah menghormati kami dengan kunjungan Anda. Anda adalah teman lama Singapura,” ujar Presiden Tharman.

Dalam rangkaian kunjungan, Presiden Prabowo mengadakan pertemuan bilateral Leaders’ Retreat dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. Pertemuan ini menghasilkan 19 kesepakatan strategis yang mencakup berbagai sektor, termasuk ekonomi, pertahanan, pendidikan, energi terbarukan, ketahanan pangan, dan teknologi rendah karbon. Beberapa poin utama dari kesepakatan tersebut meliputi:

Kerja Sama Ekonomi dan Investasi: Indonesia dan Singapura sepakat untuk meningkatkan investasi di sektor prioritas seperti energi terbarukan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, digital, semikonduktor, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden Prabowo berharap Singapura dapat memfasilitasi akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia melalui harmonisasi regulasi dan standar.

Kerja Sama Pertahanan dan Hukum: Kedua negara berkomitmen untuk melaksanakan penuh Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement), termasuk pengaturan wilayah latihan militer, guna memperkuat stabilitas keamanan regional.

Teknologi Energi Rendah Karbon: Indonesia dan Singapura akan melanjutkan proyek interkoneksi listrik lintas batas, pengembangan hidrogen hijau di Sumatra, pembangkit listrik tenaga surya, serta kerja sama dalam penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage).

Pendidikan dan Pengembangan SDM: Kesepakatan di bidang pendidikan diarahkan untuk memperkuat pertukaran keilmuan dan pengembangan sumber daya manusia guna mendukung transformasi ekonomi kedua negara.

Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk membahas isu-isu regional dan global, dengan kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan ASEAN. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Singapura adalah mitra strategis Indonesia, dan kunjungan ini menjadi momentum untuk memperdalam kerja sama di masa depan. “Kami memiliki pandangan yang sejalan dalam banyak isu, dan saya berharap kerja sama ini terus meningkat di sektor-sektor strategis,” ujar Presiden Prabowo.

Selain Leaders’ Retreat, Presiden Prabowo juga melakukan courtesy call dengan Presiden Tharman dan menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) strategis di Parliament House. Kunjungan ini diakhiri dengan jamuan kenegaraan yang menampilkan hidangan khas Nusantara sebagai wujud penghormatan terhadap hubungan kedua negara.

Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya selama kunjungan ini. Setelah menyelesaikan agenda di Singapura, Presiden melanjutkan perjalanan ke St. Petersburg, Rusia, untuk menghadiri Forum Ekonomi Internasional pada 18-20 Juni 2025.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan regional dan global, sekaligus memainkan peran aktif dalam menciptakan kawasan yang stabil dan produktif.

 

 

Writer: IndEditor: Hrp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *