BATAM, intuisi.net – Sorak gembira dan raut wajah penuh kebahagiaan mewarnai suasana di Dataran Engku Putri, Batam Center, pada Selasa (19/8/2025), saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, secara simbolis menyerahkan seragam sekolah gratis kepada 40 siswa perwakilan dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Batam.
Acara penyerahan seragam ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pramuka Tingkat Kota Batam, yang menambah semarak suasana. Ratusan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan turut hadir, memberikan warna tersendiri dengan yel-yel dan atraksi kepramukaan yang memukau.
Program seragam sekolah gratis ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dalam mendukung dunia pendidikan. Pada tahun 2025, sebanyak 52.835 siswa baru tingkat SD dan SMP, baik dari sekolah negeri maupun swasta, akan menerima total 105.670 setel seragam. Setiap siswa mendapatkan dua stel seragam lengkap, yang terdiri dari seragam nasional (putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP) lengkap dengan topi, dasi, celana/rok, ikat pinggang, hingga kaus kaki, serta seragam baju melayu dengan kain samping sebagai identitas budaya lokal.
Rincian Penyaluran
Seragam SD Negeri: 13.215 stel (seragam putih-merah dan baju melayu).
SD Swasta: 13.119 stel.
SMP Negeri: 14.539 stel (seragam putih-biru dan baju melayu).
SMP Swasta: 11.962 stel.
Komitmen Pemkot Batam untuk Pendidikan Inklusif
Dalam sambutannya, Wali Kota Amsakar menegaskan bahwa program ini adalah salah satu prioritas utama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. “Pendidikan adalah fondasi masa depan. Melalui program seragam gratis ini, kami ingin meringankan beban orang tua sekaligus memastikan setiap anak di Batam memiliki kesempatan yang sama untuk belajar tanpa terganggu masalah seragam,” ujar Amsakar dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa seragam baju melayu dengan kain samping yang diberikan kepada siswa bukan sekadar pakaian, melainkan simbol identitas budaya lokal yang harus dijaga dan dibanggakan. “Kami ingin anak-anak Batam tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kebanggaan terhadap budaya dan identitas daerahnya,” tambahnya.Tanggapan Positif dari Masyarakat
Kebijakan ini disambut dengan penuh haru dan rasa syukur oleh para orang tua siswa. Nurlela, salah satu orang tua murid dari SD Negeri 002 Batu Ampar, tak kuasa menahan air mata saat berbagi cerita. “Suami saya bekerja serabutan, dan saya ibu rumah tangga. Bantuan seragam ini benar-benar membantu kami. Anak saya bisa sekolah dengan percaya diri tanpa kami harus memikirkan biaya seragam,” ungkapnya dengan suara terbata.
Senada dengan Nurlela, Rudi, orang tua siswa SMP Swasta di Sekupang, mengaku terbantu dengan adanya program ini. “Dua stel seragam lengkap ini sangat berarti bagi kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” harapnya.
Distribusi Merata dan Tepat Waktu
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, memastikan bahwa distribusi seragam akan dilakukan secara merata ke seluruh sekolah di setiap kecamatan. “Setelah seremoni simbolis ini, kami langsung melanjutkan distribusi ke sekolah-sekolah. Kami menargetkan seluruh proses selesai dalam bulan Agustus ini,” jelas Hendri.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan penyedia seragam lokal untuk memastikan kualitas bahan dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. “Kami ingin memastikan seragam yang diberikan nyaman digunakan dan tahan lama, sehingga anak-anak bisa fokus belajar,” tambahnya.Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Batam
Program seragam gratis ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Batam yang berdaya saing, berkarakter, dan memiliki kebanggaan sebagai bagian dari kota ini. Dengan memastikan akses pendidikan yang inklusif, Pemkot Batam berharap dapat mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh anak di kota ini, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal melalui seragam baju melayu.
“Ini adalah langkah nyata kami untuk membangun masa depan Batam yang lebih baik. Anak-anak adalah harapan kita, dan kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk mereka,” tutup Amsakar.












